Tutup Iklan
TokoBatik
Benarkah Membaca “Shadaqallahul ‘azim” Setelah Membaca Al-Qur’an itu Bid’ah?

Benarkah Membaca “Shadaqallahul ‘azim” Setelah Membaca Al-Qur’an itu Bid’ah?

Zeal
9 Feb 2018
Dibaca : 297x

GueBanget.com - Sering kali kita ketika selesai membaca Al-Qur’an selalu membaca kalimat “Shadaqallahul ‘azim”, tanda bahwasanya kita telah selesai membaca Al-Qur’an dan ini pun telah menjadi kebiasaan di sebagian umat Islam, khususnya di Indonesia. Lalu apa dasar hukumnya membaca “Shadaqallahul azim” setelah membaca Al-Qur’an?

Abdul Hakim bin Amir Abdat dalam bukunya Risalah Bid’ah, bahwa mengucapkan “Shadaqallahul ‘azim” setelah membaca Al-Qur’an adalah Bid’ah, atau amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Patutlah ditanyakan kepada orang yang selalu membaca “shadaqallahul ‘aziim” setelah membaca Al Qur’an dasar hukum ataupun dalilnya. Kalaupun tidak ada dalilnya, maka berarti kembali ke hukum asal yaitu amalan tersebut tidak dilakukan.

Namun di sisi lain, terdapat kalangan ulama yang tidak memandang bahwa hal itu termasuk bid’ah. Karena walaupun tidak ada dalil ataupun riwayat yang secara khusus mengenai hal tersebut, namun terdapat dalil yang bersifat umum tentang anjuran mengucapkan lafadz “Shadaqallahul ‘azim” setelah membaca Al-Qur’an, dalil tersebut ada dalam Al-Qur’an, surat Ali Imran ayat 95:

قُلْ صَدَقَ اللَّهُ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Katakanlah: "Benarlah (apa yang difirmankan) Allah". Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik”

Kemudian pada ayat lainnya, yakni dalam surat Al-Ahzab ayat 22.

وَلَمَّا رَأَى الْمُؤْمِنُونَ الأحْزَابَ قَالُوا هَذَا مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَصَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَمَا زَادَهُمْ إِلا إِيمَانًا وَتَسْلِيمًا

“Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata: "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita". Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.”

Dua ayat diatas secara gamblang memerintahkan kita agar mengucapkan lafadz tersebut untuk menegaskan kebenaran Kalam Allah SWT, sehingga menurut pendapat ini, tidak ada larangan untuk para pembaca Al-Quran untuk mengucapkan lafadz tersebut setelah membaca Al-Qur’an. Salah satu dari para ulama yang mendukung pengucapan lafadz “shadaqallahul ‘adzhim” setelah membaca Al-Quran ialah Al-Imam Al-Qurthubi.

Beliau bahkan menuliskan hal tersebut dalam kitab tafsirnya yang terkenal yakni, Al-Jami’li Ahkamil Quran bahwa disana disebutkan Al-Imam At-Tirmizy telah menyampaikan tentang adab-adab membaca Al-Quran, Salah satunya ialah untuk mengucapkan lafadz shadaqallahul ‘adzhim atau lafadz lainnya yang semakna pada saat selesai membaca Al-Quran. Disana pun disebutkan bahwa di antara bentuk penghormatan seorang muslim kepada Al-Quran ialah dengan membenarkan firman Allah SWT dan mempersaksikan kebenaran Al-Qur’an tersebut dari Rasulullah SAW, salah satu lafadz untuk membenarkannya ialah dengan mengucapkan kalimat Shadaqallahu’ adzim.

Namun dalam hal ini, kita sebenarnya tak perlu berbantah-bantahan terdapat perbedaan pendapat para Ulama, karena mereka mempunyai metode istinbath (pengambilan) hukum yang berbeda dalam memandang satu masalah. Cukup bagi kita mengambil pendapat yang dianggap yakin oleh kita, tak perlu menghakimi seseorang tersebut sebagai para pelaku bid’ah, karena berbeda pendapat dengan kita. Semoga Allah SWT menuntun kita menuju jalanNya yang lurus. Wallahu a’lam

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview