Kerja Malam Tak Sehat Buat Payudara

Kerja Malam Tak Sehat Buat Payudara

Maman Soleman
4 Mei 2018
Dibaca : 432x

Tubuh kita sejatinya memiliki irama biologis yang akan merespon siklus matahari, bulan, dan musim yang teratur. Alam sudah punya aturan sendiri bahwa siang untuk bekerja dan malam adalah waktu kita beristirahat. Di saat istirahat itulah sel-sel tubuh akan memperbaiki diri. Jika kita melawan irama itu, bisa timbul masalah kesehatan, misalnya terjadi kanker payudara.

Kanker payudara adalah penyebab kematian nomor satu. Di dunia ini lebih dari 1,3 juta kasus baru kanker payudara terdiagnosis setiap tahunnya. Faktor risiko kanker payudara sangat beragam, termasuk mutasi gen, kehamilan pertama di usia tua, terapi hormon, gaya hidup tidak sehat, pengaruh lingkungan, dll.

Tahun 2010, International Agency for Research on Cancer (IARC) mengklasifikasi pekerjaan yang bisa mengacaukan irama sirkadian dan mungkin bersifat karsinogenik. Irama sirkadian atau jam biologis tubuh kita yang mengatur pergantian antara bangun dan tidur, menguasai banyak fungsi biologis. Bila kita bekerja pada malam (shift malam) irama tubuh itu akan terganggu.

Beberapa hipotesis menjelaskan bahwa gangguan datang akibat paparan sinar di malam hari dan terhambatnya melatonin yang efektif produksi dan kerjanya di kala gelap. Gen irama biologis tubuh yang berfungsi mengontrol proliferasi sel juga terganggu, dan terjadi gangguan tidur yang dapat melemahkan sistem imun.

Atas dasar hipotesis itulah peneliti Inserm menguji efek kerja malam terhadap kejadian kanker payudara. Para responden pun dipantau, termasuk periode kerja lemburnya. Lebih dari 11 persen responden melakukan kerja malam (shift) pada beberapa waktu selama karier mereka.

Hasilnya, risiko mengalami kanker payudara 30 persen lebih besar pada perempuan yang bekerja di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah kerja malam. Peningkatan risiko terutama tampak pada perempuan yang bekerja malam lebih dari empat tahun, atau yang bekerja kurang dari tiga malam per minggu. Alasannya, mereka ini lebih sering mengalami gangguan irama antara malam dan siang hari.

Hubungan antara kerja malam dan kanker payudara tampaknya lebih nyata daripada ketika mereka mengamati risiko kanker dikaitkan dengan kehamilan pertama di usia tua. Menurut peneliti, sel-sel kelenjar susu berbeda pada perempuan sebelum hamil ketika sel-sel itu lebih rentan.

Para ahli percaya bahwa hormon tubuh yang potensial menekan tumor dirusak oleh paparan sinar selama kerja malam. Terganggunya irama tubuh dan menurunnya sistem imun ikut pula meningkatkan risiko kanker.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved