Tutup Iklan
SabunPemutih
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 Bukan Sumpah Belaka

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 Bukan Sumpah Belaka

Nur Atinal Khusna
28 Okt 2017
Dibaca : 1284x

Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, yang berisi keputusan Kongres Pemuda Kedua, yang diselenggarakan dua hari 27 hingga 28 Oktober 1928 di Batavia (atau sekarang disebut sebagai Jakarta). Adanya ikrar Sumpah Pemuda dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

 

Ikrar Sumpah Pemuda ditulis menggunakan ejaan van Ophuysen, yang berbunyi:

Pertama:

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.

Kedoea:

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga:

Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

 

Dari ikrar Sumpah Pemuda tersebut, pada tanggal 28 Oktober 2017 telah diselenggarakan beberapa acara untuk memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 89. Institut Teknologi Bandung, menyelenggarakan kuliah umum dengan pembicara dari BUMN. BUMN menggerakkan hampir semua mahasiswa kampus untuk membuat kata-kata motivasi yang di-posting di Instagram masing-masing mahasiswa. Kemudian dari beberapa posting-an tersebut, dipilih 15 yang paling bagus yang akan menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah beasiswa kementrian BUMN untuk 15 mahasiswa ITB sebesar 1 juta rupiah. BUMN berharap, beasiswa tersebut digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, yang suatu saat dapat menjadikan negara Indonesia menjadi negara maju yang adil dan makmur.

 

Sementara di gedung Istana Bogor, diadakan perayaan Sumpah Pemuda yang dihadiri sekitar 1000 orang dan orang penting Indonesia (Pak Jokowi). Pak Jokowi sempat membacakan puisi karya Dewi Lestari, yang membuat hadirin merinding mendengarkannya. Di halaman gedung Istana Merdeka disuguhkan dengan pemandangan stand-stand usaha kreatif, area olahraga mini, pentas musik oleh musisi Indonesia dan kursi santai untuk para pengunjung. Tak hanya perayaan, Pak Jokowi pun menyempatkan diri untuk berbincang-bincang santai dengan para pemuda yang hadir dan mendengarkan aspirasi pemuda dan mencoba beberapa olah raga.

 

Beberapa guru-guru dan siswa di beberapa sekolah juga menggelaran upacara peringatan hari Sumpah Pemuda. Hal tersebut dilakukan guna menumbuhkan kembali semnagat menuntut ilmu saat menjadi pemuda Indonesia hingga tua nanti. Karena negara maju, berawal dari rasa patriotisme, nasionalisme, dan kecerdasan dari bangsanya.

 

Banyak sekali peringatan hari Sumpah Pemuda yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Karena rasa cinta tanah air akan tetap ada, walaupun tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata selain ikrar Sumpah Pemuda, akan tetapi selalu ada tindakan nyata untuk memajukan negara Indonesia tercinta.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Foto Selebriti
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab