Ternyata Usia ini Seharusnya Anak Boleh Naik Pesawat

Ternyata Usia ini Seharusnya Anak Boleh Naik Pesawat

Zeal
4 Feb 2018
Dibaca : 365x

GueBanget.com - Bayi memang tidak disarankan untuk dibawa bepergian terlebih dahulu. Orang tua hendaknya memahami bahwa kondisi bayi belum seoptimal orang dewasa. Namun ketika dalam keadaan terpaksa, orang tua harus membawa bayi tersebut bepergian, seperti halnya membawa bayi naik pesawat. Hal ini memang akan membuat orang tua cemas, bahkan para dokter anak pun tidak menyarankan bayi naik pesawat, karena sistem antibodi pada bayi belum terbentuk secara sempurna. Lantas usia berapa bayi diperbolehkan naik pesawat?

Menurut dr. Karin Wiradarma, bayi diperbolehkan naik pesawat sekurang-kurangnya telah memasuki usia 2 minggu dan sebaiknya itu pun dilakukan hanya dalam keadaan terpaksa. Adapun Usia ideal bayi untuk naik pesawat ialah 3 bulan dari semenjak kelahirannya. Karin pun menambahkan bahwa para ahli secara umum lebih menyarankan kepada orang tua untuk membatasi paparan terhadap bayi yang baru lahir atau bayi kecil dari sekumpulan orang. Tujuannya tak lain ialah untuk mencegah bayi dari tertularnya berbagai penyakit seperti infeksi virus atau infeksi bakteri. Selain itu, penerbangan yang panjang pesawat akan membuat bayi menjadi stress, karena berbagai keperluannya tidak akan terpenuhi secara maksimal, seperti menyusui, mengganti popok, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, berbagai keperluan bayi tersebut yang harus dibawa dalam kabin akan mengganggu dan merepotkan orang tua dalam perjalanan pesawat.

Menurut pendapat lainnya, yaitu dari dr. Suci Dwi Putri, beliau menyatakan bahwa perjalanan pesawat pada bayi cenderung akan memiliki risiko terkena barotrauma, yaitu sejenis gangguan pada organ telinga akibat adanya perubahan tekanan udara secara tiba-tiba pada telinga. Efek dari barotrauma ini dapat memicu saluran tuba eustachius dalam telinga menjadi tidak bisa membuka serta menimbulkan nyeri. Sehingga terkadang para penumpang pesawat disediakan permen untuk dikunyah selama dalam perjalanan untuk menghindari barotrauma.

Kalaupun bayi tetap harus dibawa naik pesawat, maka disarankan agar bayi selalu mendapatkan Asi selama dalam perjalanan, terutama pada saat lepasa landas maupun mendarat. Hal ini agar saluran tuba eustachius bayi terus terbuka selama perjalanan. Dengan menyusui, bayi akan selalu melakukan gerakan mengunyah dan menelan layaknya orang dewasa yang menguyah permen, sehingga saluran tuba eustachiusnya tetap membuka selama perjalanan

Dalam hal membawa bayi dalam perjalanan pesawat, sebenarnya kondisi ibu pun harus tetap diperhatikan. Ibu harus tetap dalam keadaan sehat serta telah pulih dari proses persalinannya. Wanita yang baru melahirkan sangat rentan mengalami penggumpalan darah. Maka dari itu ibu disarankan untuk meminum air putih yang banyak, juga melakukan banyak gerak selama perjalanan pesawat.

Pada intinya, bayi tidak disarankan untuk naik pesawat terlebih dahulu. Kalaupun terpaksa ataupun mendesak, maka harus benar-benar diperhatikan berbagai kebutuhannya selama dalam perjalanan pesawat dan sebaiknya anak tidak ikut naik pesawat sampai usianya besar. Alangkah baiknya juga mengkonsultasika terlebih dahulu pada dokter mengenai kondisi bayi dan ibu ketika hendak naik pesawat dan berkoordinasi dengan pihak maskapai dan petugas setempat agar selama dalam perjalanan bayi dapat terpenuhi kebutuhannya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved