Tutup Iklan
TokoBatik
traveling ke cirebon

Bingung Mau Cari tempat Travelling? Nih, Kota Cirebon Menawarkan Banyak Hal Menarik untuk Anda!

Zeal
24 Sep 2017
Dibaca : 1120x

Buat kalian pemburu destinasi wisata tidak lengkap apabila kalian tidak datang dan berkeliling di kota Cirebon. Banyak tempat yang bisa Anda kunjungi untuk dijadikan objek berfoto sampai mendapatkan ilmu-ilmu sejarah dan keagamaan. Semuanya bisa Anda dapatkan di Kota Cirebon.

Cirebon terletak di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Lebih tepatnya kota ini terletak di pesisir utara pulau Jawa. Sebelum menjadi nama seperti saat ini, Sarumban merupakan awal nama dari Cirebon. Perlu diketahui ya, dulu Cirebon itu merupakan satu dukuh kecil yang dibangun oleh seseorang bernama Ki Gedeng Tapa. Selanjutnya, seiring berjalannya waktu, CIrebon kemudian menjadi suatu desa yang sangat ramai sehingga diberilah nama Caruban yang mana dalam bahasa Cirebon, Carub itu artinya padu. Mengapa diberi nama Caruban? Karena di sana banyak didatangi oleh pendatang dari Sunda, Jawa, Tionghoa, dll. Sehingga adat, agama, dan bahasa di Cirebon sangat beraneka ragam. Caruban sempat berganti nama menjadi Carbon, namun tidak betahan lama dan kembali menjadi Cerbon.

Penamaan kota Cirebon tidaklah lepas dari mata pencaharian yang dimiliki oleh masyarakat Cirebon. Kebanyakan masyarakat Cirebon berprofesi sebagai nelayan. Sehingga berkembang pekerjaan menangkap ikan dan rebon di pinggir pantai. Selain menangkap ikan dan rebon, para nelayan juga sibuk membuat terasi, petis, dan garam. Air bekas pembuatan terasi atau dalam bahasa Cirebonnya adalah belendrang yang terbuat dari sisa pengolahan udang rebon inilah yang memunculkan sebuah sebutan cai rebon yang artinya air rebon dalam bahasa sunda. Seiring dengan berjalannya waktu sebutan nama cai rebon ini berubah menjadi Cirebon.

Setelah mengetahui sejarah terbentuknya kota Cirebon. Sekarang kita beralih kepada tempat-tempat wisata bersejarah yang wajib Anda kunjungi di kota Cirebon. Banyak wisata sejarah yang ada di Cirebon yaitu tentang kejayaan kerajaan Islam, kisah para wali, komplek pemakaman Sunan Gunung Jati yang berada di Gunung Sembung, masjid At-Taqwa, Klenteng Kuno, Goa Sunyaragi, taman Ade Irma Suryani, kraton kasepuhan, kraton kanoman, kraton kacirebonan, dan bangunan-bangunan zaman belanda lainnya yang ada di Cirebon. Banyak sejarah-sejarah terkait Cirebon yang bisa dipelajari di semua tempat wisata ini.

Banyak pendatang yang melakukan sebuah studi atau hanya sekedar berkunjung saja ke tempat-tempat wisata bersejarah di Cirebon. seperti keraton kasepuhan, kanoman, dan kacirebonan yang biasanya menjadi daya Tarik pendatang untuk masuk dan mengetahui seperti apa keraton yang ada di Cirebon.

Kerajinan Tangan Cirebon

Kerajinan tangan sangat cocok sekali untuk dijadikan sebagai cindera mata untuk Anda bawa saat pulang ke kampung halaman Anda. Jika Anda mampir ke Cirebon jangan lupa mampir ke tempat-tempat penghasil karya kerajinan tangan khas Cirebon.

Topeng Cirebon

Kerajinan tangan membuat topeng Cirebon ini tadinya hanya untuk membuat aksesoris sang penari topeng Cirebon. tetapi semakn banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Cirebon. Sekarang banyak pengrajin topeng yang membuat topeng untuk dijadikan sebuah aksesoris yang bisa Anda jadikan cindera mata oleh-oleh khas Cirebon. Ada gantungan kunci topeng, ada juga topeng yang dijadikan hanya untuk pajangan penghias rumah, dan masih banyak lagi.

Lukisan Kaca

Dilihat dari namanya bisa menarik perhatian karena pasti pembuatannya yang unik. Melukis di kaca itu tidak mudah, butuh kesabaran dan konsentrasi yang cukup tinggi. Namun, untuk hasilnya Anda jangan meragukann lagi karena Anda akan terpesona dengan karya yang satu ini. Ya walaupun harganya terbilang cukup mahal tapi semua akan terbayarkan oleh keindahan dari lukisan ini.

Bunga Rotan

Ya kerajinan rotan yang banyak ditekuni oleh masyarakat Tegal Wangi ini juga bisa Anda jadikan sebagai cindera mata untuk sanak saudara atau teman-teman Anda. Harganya juga dapat terjangkau oleh kantong Anda, tergantung dari tingkat kesulitan dari kerajinan ini.

Batik

Nah ini adalah kerajinan tangan yang sangat terkenal dari Cirebon. batik tulis Cirebon yang biasanya terkenal dengan motif mega mendungnya ini sangat banyak menarik wisatawan baik dalam negeri ataupun luar negeri. Namun, selain itu banyak motif-motif khas Cirebon yang menggambarkan ciri khas pesisir. Motif batik mega mendung diciptakan oleh Pangeran Cakrabuana pada tahun 1452-1479. Mulanya batik Cirebon hanya dikenal oleh orang-orang keraton karena ada pengaruh-pengaruh dari keraton di Cirebon.

Kebudayaan Cirebon

Cirebon memang tidak ada habis-habisnya untuk dibahas tentang kebudayaannya. Banyak sekali kebudayaan-kebudayaan yang sayang sekali kalau Anda tidak mengetahui ini. Kebudayaan-kebudayaan yang ada di Cirebon masih tetap dilestarikan, masih sering diadakan sebuah pertunjukan dan pementasan kebudayaan di Cirebon. Tarian, musik, hingga sandiwara ada di kota ini. Cirebon memiliki tari topeng Cirebon,sintren, dan sandiwara cirebon.

Tari topeng Cirebon memiliki memiliki 5 wanda yaitu topeng panji, topeng samba, topeng rumyang, topeng tumenggung, dan topeng kelana. Dimana di setiap wanda nya memiliki karakter tersendiri.

Topeng panji

Topeng panji memiliki karakter seperti seorang bayi yang masih sangat suci sehingga pergerakan badan dalam tarian topeng panji tidak bergitu aktif. Topeng panji merupakan topeng yang digunakan dalam tarian panji. Adapun tarian Panji, dianggap seebagai pahlawan budaya Jawa, dimana tarian Panji lahir dari kesatuan antara konsep religi buhun dan Hindu. Topeng panji merupakan simbol kehadiran roh dari para raja ataupun para dewa yang kemudian menjelma pada diri raja, hal ini sesuai dengan mitos Panji sendiri yang senantiasa menyamar saat pengembaraan mencari kekasihnya.

Topeng Samba

Topeng samba yang menggambarkan seorang bayi yang sudah tumbuh menjadi anak-anak yang aktif sewajarnya seperti anak-anak yang lain ini memiliki pergerakan tubuh dalam tariannya sudah mulai cukup aktif dan luwes. Topeng samba disebut juga Pamindho yang artinya kedua. Kata pamindo atau pindo, sangat berkaitan dengan bagaimana topeng Cirebon tersebut disajikan, artinya sama saja dengan penyajian tari bagian atau babak yang kedua.

Topeng Rumyang

Topeng rumyang yang menggambarkan seorang anak yang sudah tumbuh menjadi seorang remaja di mana remaja memiliki karakter yang centil, sehingga gerakan dalam tariannyapun aktif dan centil. Kedok topeng Rumyang ini sewanda dengan Topeng Samba atau Pamindo, namun yang berbeda adalah tiadanya hiasan rambut. Seperti halnya topeng samba, pada tengah dahi terdapat hiasan berupa rerengu batuk mimi yang kemudian disambung dengan hiasan pilis yang membentuk semacam lingkaran di kedua sisi pipi hingga ke bagian bawah.

Warna kedoknya merah jambu dan terkadang juga digunakan warna coklat muda. Bila disamakan dengan tokoh wayang golek maupun wayang kulit, topeng rumyang ini kedoknya dapat disamakan dengan Dipatikarna.

Selain menunjukkan karakter centil, raut wajah pada topeng Rumyang menunjukkan keceriaan yang dapat dilihat dari mulutnya yang menyunggingkan senyuman. Dalam struktur pertunjukkan tarian topeng, topeng Rumyang biasanya ditarikan pada bagian ketiga setelah topeng Samba atau Pamindo, namun juga terkadang pada bagian akhir tarian.

Topeng Tumenggung

Topeng tumenggung yang menggambarkan seseorang yang baru dewasa dan sedang menitih kehidupan yang sebenarnya, gerakan dalam tariannyapun sudah mulai tegas. Topeng ini dikenal juga dengan istilah Patih, dan senantiasa dicat dengan warna coklat atau warna merah jambu. Hal ini untuk menguatkan karakternya yang pemberani dan gagah. Bila dilihat pada matanya, agak melotot dimana hal ini disebut dengan mata kedelen. Topeng tumenggung, memiliki kumis yang tebal dan biasanya kumis tersebut terbuat dari rambut yang dikepang ataupun kulit yang pada sisi ujungnya kemudian dibulatkan.

Topeng Kelana

Topeng kelana menggambarkan seseorang yang sudah berada di atas puncak kesuksesan, sehingga gerakan dalam tarian ini tegas dan menunjukkan rasa angkuh. Merujuk pada sejarahnya, tarian yang menggunakan topeng ini belum diketahui secara pasti. Namun, meski begitu, para ahli sepakat bahwa tarian yang menggunakan topeng kelana ini sudah ada sejak zaman singasari. Hal ini dikuatkan melalui kitab Negara Kertagama yang dalam tulisannya menggambarkan bahwa Hayam Muruk saat itu sedang menari dan memakai topeng yang berbahan baku emas. Oleh karena itu, topeng ini merupakan topeng yang digunakan tarian dalam pekerjaan. Pada masanya, Tarian ini dibawakan oleh sang Raja dan dipertontonkan hanya kepada perempuan di lingkungan kerajaan. Namun saat ini, tari yang menggunakan topeng kelana boleh dipentaskan oleh siapa saja karena fungsi tarian tersebut telah berubah menjadi hiburan. Dengan iringan musik gojing yang meriah dan juga bersemangat, tari topeng kelana menjadi pementasan yang ciamik untuk ditonton.

Sintren

Selain tari topeng Cirebon, kota ini juga memiliki Sintren. Sintren mulai ada sejak tahun 1940-an. Nama sintren belum diketahui berasal dari mana, namun konon katanya sintren adalah nama penari yang masih gadis dan menjadi staring dalam pertunjukannya. Sintren biasanya dilibatkan dengan hal-hal mistis yang berasal dari sejarah adanya sintren.

Sintren berawal dari sebuah kisah Sulandono, putra dari Ki Baurekso dan Dewi Rantamsari. Pada saat itu R Sulandono menjalin kasih dengan seorang putri dari desa Kalisalak yaitu Sulasih. Namun, hubungan mereka tidak disetujui oleh Ko Baurekso. Akhirnya, R. Slandono memutuskan untuk bertapa dan Sulasih menjadi seorang penari. Namun begitu, mereka masih terus bertemu melalui alam gaib. Dimana pertemuan keduanya diatur oleh Dewi Rantamsari yang memasukkan roh seorang bidadari kepada Sulasih dan memanggil roh R. Sulandono yang sedang bertapa. Karena sejarah inilah sehingga setiap pertunjukkan sintren, penari dimasuki oleh roh bidadari oleh pawangnya. Namun, penari sintren haruslah seorang gadis (perawan). Kemudian ada kesenian sandiwara Cirebon.

Pertunjukan yang terkenal yaitu pertunjukan “Jayabaya” dan wayang wong. Pertunjukan “Jayabaya” yaitu sandiwara yang menceritakan sebuah cerita babad diambil dari Babad Usana Pulina Bali. Dalam sandiwara ini menceritakan tiga ksatria sakti yaitu ksatria Jawa Patih Gajah Mada, kesatria Bali Ki Pasung Grigis, dan ksatria Sumbawa Dedela Nata. Kesenian ini merupakan perpaduan wayang layar lebar yang diiringi oleh seperangkat gamelan semarapegulingan, beberapa alat gambeln gong jawa, dan rebana. Sedangkan wayang wong sebuah sandiwara yang menceritakan tentang pewayangan. Mulai dari cerita hingga kostumnya menggambarkan tentang pewayangan.

Tunggu apa lagi, ayo berkunjung ke kota Cirebon yang penuh dengan kebudayaan yang menarik dan kerajinan-kerajinan tangan yang memanjakan Anda. Jangan lupa persiapkan list orang-orang tersayang Anda untuk dibelikan cindera mata special yang berasal dari kota Cirebon. Anda tidak hanya bissa membeli kerajinan-kerajinan tangan ini, tapi Andapun bisa ikut belajar dalam proses pembuatan kerajinan tangan ini. So, tidak perlu banyak berpikir untuk berkunjung ke Cirebon. Kalau kesulitan kendaraan di Cirebon, bisa sewa mobil di Cirebon. Silakan hubungi WA: 082120982211 atau kunjungi website resminya www.sewamobilcirebon.co.id

Setelah Anda membaca tulisan ini, apalagi yang belum pernah berangkat ke Cirebon, jangan sampai nyesel deh! Ohya, kalo punya destinasi yang mau dikupas, tinggalkan komentar ya! (Nsw/Red)

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
Hijab