Selamat (Menikmati) Lebaran Idul Fitri!

Selamat (Menikmati) Lebaran Idul Fitri!

Dika Mustika
16 Jun 2018
Dibaca : 420x

Lebaran, ini adalah salah satu momen ketika kita berkumpul dan berinteraksi (lagi) dengan keluarga. Kalau berkumpul dengan keluarga inti, sebut saja ayah, ibu, kakak, dan adik, rasanya ini adalah interaksi yang sudah lazim dan umum terjadi dalam keseharian. Namun, momen yang cukup jarang terjadi adalah ketika yang berkumpul dan berinteraksi bukan hanya dengan keluarga inti lho. Berkumpul dengan sepupu, tante, om, para uwa, pakde, budhe, eyang, nenek, oma, opa, apapun sebutannya salah satunya bisa dilakukan di momen lebaran ini.

Coba deh kita ingat-ingat, adakah momen khusus selain lebaran bersama dengan keluarga besar mungkin tidaklah banyak. Sebut saja ketika ada acara pernikahan atau arisan (ini pun bagi keluarga yang mengadakan saja). Intinya, salah satu momen berharga berkumpul bersama kelaurga besar itu adalah saat lebaran seperti sekarang ini. Mengapa? Di lebaran ini lah seluruh anggota keluarga besar ‘menyengajakan’ untuk bersilaturahmi, saling meminta maaf, dan tentunya saling temu kangen! Saudara yang tinggal di luar kota sengaja mengambil jatah cutinya, mereka juga menyengajakan jauh-jauh menempuh jarak yang kadang cukup jauh hanya untuk merasakan hangatnya berkumpul dengan keluarga.

Dan kalau diingat-ingat lagi, di momen ini juga lah kita bisa ‘reuni’ dengan para sepupu. Tak ada lagi ‘jaim-jaim’ alias jaga image ketika berkumpul dengan para sepupu ini. Ketika berkumpul, tak ada juga halangan-halangan pergaulan. Semua interaksi terjadi dengan bebasnya. Tak ada pembeda karena   dia karirnya lebih tinggi, atau kuliahnya lebih bergengsi, atau dia lebih ... dari pada yang lainnya.  Bersama para sepupu, seolah bisa mengulang ‘kenakalan’ di waktu kecil dulu, dengan para sepupu, bisa dengan lepasnya tertawa ketika melihat hal konyol atau malah menertawakan sepupu lainnya. Dengan para sepupu, bisa merayu nenek untuk memberikan salam tempel lebih, dengan para sepupu bisa curi-curi kesempatan untuk ‘escape’ dari prosesi acara ramah tamah keluarga super besar (biasanya kalau acaranya bukan hanya dengan keluarga besar, tapi dengan keluarga super besar, cukup banyak orang yang kita juga tidak tahu namanya) yang panjaaaaang, dengan para sepupu bisa leluasa menginap tanpa izin dari orangtua.  Dengan para sepupu juga bisa bebas masuk ke kamar sepupu yang lainnya ketika ingin meminjam barang, dengan mereka juga bisa spontan pergi ke tempat yang kita juga tidak jelas tujuannya. Intinya sangat banyak hal yang bisa dilakukan dengan para sepupu dan kita merasa bebas melakukannya, karena mereka keluarga. Dengan keluarga kita merasa bebas sekaligus aman. Bebas tak perlu kita memakai ‘topeng’ ketika berinteraksi dengan mereka dan merasa aman karena ikatan dengan sepupu lebih kuat dan menyenangkan daripada ikatan ‘kedinasan’.

 

Di momen lebaran ini, kita bisa menjadi diri kita yang apa adanya. Bukan hanya dengan para sepupu, tapi juga dengan para paman dan tante. Ketika mengobrol dengan mereka, ketika topik kekinian (baca: kuliah, pekerjaan, pernikahan) sudah dibahas, saatnya topik kejadulan yang dibahas. Topik seperti membicarakan masa kecil kita dulu. Dengan topik ini lah kita seakan terbawa ke masa lalu, ke masa kita jauh lebih kecil, jauh lebih muda, dan (biasanya) jauh lebih bahagia (di masanya).

 

Intinya, lebaran adalah salah satu momen berharga, bukan hanya karena silaturahminya saja. Tapi lebaran adalah salah satu momen kamu bisa jadi diri sendiri. Jadi, mumpung masih lebaran, pergunakan kesempatan ini sebagai salah satu momen bahagiamu berada di tengah keluarga tercinta.  Selamat (menikmati) lebaran bersama keluarga!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved