Dunia otomotif juga memiliki sisi fashion dengan desainnya yang unik, berbeda, dan menjadi tren tersendiri. Bukan desain fisik motor, melainkan desain pada pewarnaan motor. Motor dan helm saat ini seakan menjadi kanvas bagi para seniman airbrush.
Seni pewarnaan atau pengecatan bukan hanya berhubungan dengan seni lukis di kanvas, tembok, atau media datar lainnya. Itu pun tidak hanya berhubungan dengan teknik pewarnaan pada desain interior rumah atau bangunan.
Perlengkapan para bikers atau pengendara sepeda motor tidak luput menjadi media untuk mengaplikasikan warna-warni dengan teknik airbrush. Sepeda motor dan helm menjadi perlengkapan pengendara yang saat ini semakin penuh warna.
Memang, badan motor atau helm dari pabriknya sudah mengandung warna-warni beragam meskipun cenderung monoton, hanya terdiri atas dua atau tiga warna yang tentunya juga serupa untuk sesama jenisnya.
Tiga Gaya Desain Pewarnaan Paling Diminati
Desain pewarnaan sepeda motor dan helm terdiri atas banyak gaya. Dalam dunia otomotif di Indonesia setidaknya ada tiga gaya desain yang paling dominan diminati.
Teknik Grafis
Teknik ini memiliki dua gaya lagi yaitu streamline dan tribal. Gaya streamline bisa terlihat dari hasilnya yang lebih memperlihatkan garis. Namun karena garis-garis itu umumnya tipis, pengerjaannya memang lebih sulit. Satu sepeda motor, pengerjaannya bisa memakan waktu tiga bulan untuk fully body airbrush.
Teknis Realis
Bila ingin menampilkan gambar yang memperlihatkan makhluk hidup atau figur kartun, maka ia adalah penyuka gaya realis. Teknik ini cenderung lebih mudah untuk dilakukan para seniman airbrush dan pengerjaannya pun lebih cepat. Teknik ini pun bisa menunjukkan desain yang lebih personal karena gambarnya bisa sesuai dengan kesukaan.
Teknik Replika
Teknik ini tentunya mengusung gaya yang mencontoh desain terkenal yang sudah ada. Adapun yang paling banyak diminati adalah helm milik Valentino Rossi dan Marc Marquez. Gaya replika ini juga memiliki kesulitan tinggi karena harus mirip dengan aslinya. Karena kesulitan pengerjaannya itu, harganya pun cenderung lebih mahal.
Selain teknik-teknik itu, pengecatan motor dan helm dengan airbrush pun mengandung detail-detail yang menarik. Detail memang menjadi kelebihan airbrush karena hasilnya yang halus dan detail.
Gradasi
Gradasi warna akan lebih baik ditampilkan oleh airbrush dibandingkan dengan cat yang lain. Penyemprotan debu berwarna membuat gradasi warna tampil lebih mulus dan tidak kentara.
"Glow in The Dark"
Cat airbrush pun ada yang bisa tampil glow in the dark alias berpendar di kegelapan. Gaya itu cocok untuk sepeda motor dan helm yang pastinya akan digunakan pada malam hari. Untuk menghasilkan efek tersebut, memerlukan cat khusus dan sebelumnya diberi dasar bubuk fosfor.
"Two Faces"
Untuk gaya desain yang lebih menarik, kerap kali digunakan gaya two faces alias dua sisi wajah. Artinya, pewarnaan pada sisi kiri dan sisi kanan motor tampil berbeda. Garis-garis atau gambarnya mungkin sama, tetapi warna yang ditonjolkan berbeda.
