80 Days, Gamebook dengan Belasan Ending

80 Days, Gamebook dengan Belasan Ending

Maman Soleman
28 Jul 2018
Dibaca : 268x

Bagi kamu yang gemar membaca, pasti sudah langsung tahu bahwa game 80 Days ini memang diadaptasi dari cerita novel lama tahun 1873 karya Jules Verne berjudul Around the World in Eighty Days.

Novel ini bercerita tentang seorang bangsawan Inggris bernama Phileas Fogg yang bertaruh bisa mengarungi dunia dalam 80 hari. Ia tidak sendirian karena ia akan selalu ditemani dengan pelayan setianya, Passepartout. Jadi tugasmu dalam game ini adalah mengarungi dunia selama 80 hari dimulai dan diakhir di London.

Di tangan Inkle Ltd, novel yang harusnya linier ini dirombak menjadi sebuah gamebook dengan pencabangan cerita yang sangat banyak. Bahkan di akhir setiap dialog kamu akan diberikan pilihan yang akan menentukan jalan kisah yang berbeda. Dan pilihan-pilihan ini juga akan mempengaruhi terhadap terbukanya jalur-jalur baru serta mampu tidaknya kamu mengarungi perjalanan tepat waktu.

Barang-barang dan item yang kamu bawa pun juga harus kamu perhatikan. Ketika singgah di sebuah kota, kamu bisa menuju ke market untuk membeli atau menjual barang. Atau kamu bisa singgah ke bank untuk mengambil uang serta menginap di sebuah hotel. Kamu juga harus membuat planning untuk perjalanan selanjutnya.

Market yang kamu temui cukup tricky. Tidak semua market bisa membeli barangmu dengan harga mahal dan tidak semua market menjual barang-barang kebutuhan dengan harga murah. Kadang di market yang lain,  di kota yang berbeda punya value yang lain.

Ingat, bertahan hidup selama mengelilingi dunia tidaklah mudah. Kondisi finansialmu harus selalu kamu perhatikan. Jangan asal menjual barang. Dan jangan dipikir barang-barang yang telah kamu jual sudah tidak perlu karena di negara selanjutnya, bisa jadi barang itu akan berguna. Semua barang-barang yang kamu punyai akan melengkapi koleksi Englishman yang nantinya akan mempengaruhi nyawa Phileas Fogg.

Phileas punya energi 100 setiap kali memulai perjalanan ke kota lain. Ada kota yang butuh energi dan ada kota yang tidak membutuhkannya. Dan banyak sedikitnya energi yang dibutuhkan akan dipengaruhi juga oleh koleksi barang Englishman milikmu.

Negara yang harusnya ditempuh dengan 20 energi misalnya, jika kamu punya koleksi barang yang tepat, maka untuk menempuhnya, bisa jadi kamu tidak akan perlu energi sebanyak itu. Bahkan bisa separohnya. Karenanya, kamu harus jeli dalam menggunakan energi ini. Karena energi tidak hanya digunakan untuk menempuh perjalanan, tapi juga akan menentukan berapa lama kamu bisa tinggal di sebuah hotel.

Game ini memang bukanlah game bagi semua orang. Apalagi di dalamnya kamu hanya akan dihadapkan pada menu dialog yang tak kunjung habis. Dan bertanya adalah opsi paling vital dalam game ini. Yang ujung-ujungnya kamu harus mengatur strategi terbaik untuk mengatur perjalanan agar efektif. Di sini kamu akan banyak bertemu dan berbagai karakter unik dan bisa kamu ajak berdialog.

Tapi jika kamu adalah gamer yang suka dengan genre gamebook seperti ini dan sangat telaten, maka kamu akan lihat bahwa 80 Days adalah sebuah game dengan kisah non liner yang bisa kamu tentukan sendiri. Dan replay value-nya sangat banyak. Pengalaman yang akan kamu dapatkan ketika memainkannya 10 hingga 15 kalipun bisa berbeda.

Dan pastikan bahasa Inggrismu cukup baik untuk memainkannya karena genre gamebook sepertinya tidak butuh koordinasi tangan untuk melakukan baku tembak, berlari, aksi-aksi brutal, atau melompat-lompat. Yang kamu butuhkan hanya membaca setiap dialog dan opsi yang ada. Bahkan presentasi  visual game inipun sangat sederhana.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved