Tutup Iklan
hijab
Apa Motivasi Hidupmu?

Apa Motivasi Hidupmu?

Dika Mustika
5 Nov 2017
Dibaca : 1224x

Janganlah bergantung pada selain Dia. Beberapa waktu aku melihat ada seorang teman kerjaku yang sedang menangis sendirian setelah meeting. Awalnya kupikir ia mengalami stres kerja atau kelelahan akibat meeting berjam-jam di hari itu. Aku sebenarnya tidak juga terlalu dekat dengan temanku itu. Tapi, saat itu saat semua orang sibuk bersiap-siap untuk pulang, aku juga yang sebenarnya ingin segera pulang tak tega juga melihat temanku itu menangis sendirian di kubikelnya. Sebelum mendekatinya, aku ingat seminggu yang lalu, temanku itu baru saja ditinggalkan oleh ayahnya. Yang kutahu, ayahnya meninggal akibat sakit.

Ternyata, temanku itu tiba-tiba ingat dengan ayahnya. Biasanya ketika harus pulang malam, ayahnya selalu menjemputnya. Dan kinim ia harus pulang sendirian dan tak ada lagi yang menjemputnya ketika ia pulang malam. Ayah dan ibuku masih lengkap, namun aku sangat paham betapa kehilangan orang yang dicinta adalah tidak mudah. Apalagi jika orang tersebut selalu melindungi kita, selalu ada untuk kita, dan kini tiba-tiba tidak ada lagi bersama kita.

Malam itu akhirnya kami pulang bersama karena ternyata rumah kita satu arah. Di perjalanan ia bercerita banyak betapa ia sangat kehilangan sosok ayah. Ayah yang selalu ada untuknya tiba-tiba dipanggil oleh Allah. Ia kini merasa sangat tidak memiliki semangat. Ia tidak semangat bekerja, tidak semangat makan, tidak semangat beraktivitas apapun. Malam itu aku lebih banyak mendengarkan cerita temanku itu daripada aku menyemangatinya. Jujur, ceritanya membuatku berpikir juga, bahwa dalam hidup kita boleh memiliki motivasi yang berasal dari makhluk, tapi justru yang terpenting adalah motivasi yang lebih besar daripada itu, yakni motivasi yang bersumber dari-Nya. Karena motivasi yang berasal dari makhluk tidaklah abadi. Makhluk tidak selamanya ada, sama seperti ketika temanku ditinggal ayahnya pergi, maka apakah ketika orang yang menyemangati kita pergi, maka semangat kita juga ikut pergi?

Aku juga tiba-tiba teringat dengan seorang teman yang sempat depresi ketika ia kehilangan suaminya. Saat itu mereka baru memasuki usia satu tahun pernikahan. Ia pun baru dikaruniai seorang anak dari pernikahannya. Di suatu siang ia mendapat kabar kalau suaminya mengalami kecelakaan ketika sedang bekerja dan nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Ada banyak cerita kehilangan orang tercinta lainnya yang pernah kudengar. Dari kisah itu pun beragam bagaimana mereka menyikapi kehilangannya. Ada yang memang bisa melanjutkan hidupnya dengan normal lagi, namun ada juga yang masih terus terpuruk dalam kehilangannya. Motivasi hidup inilah yang menjadi sumbernya. Sumber pengegrak hidup kita.

Menurut berberapa referensi, motivasi hidup seseorang bisa berasal dari ketuhanan, diri sendiri, lingkungan sosial, dan lingkungan fisik. Nah, pilihlah motivasi hidupmu dengan bijaksana dan berusahalah untuk bisa menikmati dan memaknai hidup dengan baik. Yang manakah yang menjadi motivasi hidupmu?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Foto Selebriti
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
SabunPemutih