Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Cara Membaca Kode Aki

Cara Membaca Kode Aki

Editor
calendar_today
schedule 2 min read

Pernah membeli aki? Jika ya, pastinya pernah melihat semacam kode yang terpampang di kotak maupun body baterai aki tersebut. Banyak pemilik kendaraan yang belum mengetahui spesifikasi baterai aki mereka. Dengan mengetahui pengkodean pada aki, akan memudahkan pemilik kendaraan untuk memilih spesifikasi aki yang akan anda gunakan.

Dilansir dari www.zeusbatteryonline.com, kode aki mencakup data dimensi dan kapasitas dari baterai tersebut.
Penulisan kode pada aki yang ada mengikuti dua standar, yakni standar JIS (Japan Industrial Standard) dan standar DIN (Deutsches Institut für Normung).

Untuk penulisan standar JIS merupakan kode standar industri Jepang. Biasanya digunakan untuk kendaraan produksi pabrikan Jepang. Misalnya pada aki mobil dengan kode NS40Z, Cara membacanya cukup membagi seperti berikut :

N = Normal, S = Pengurangan daya aki sebesar 20% 40 = daya utama aki (sebesar 40 Ah) Z = Penambahan daya aki sebesar 10%

Jadi jika dikalkulasi, memiliki perhitungan : 40Ah – 20% + 10% = 35 Ah. Sehingga kapasitas tipe NS40Z daya aktualnya sebesar 35 Ah. Namun belakangan diketahui kode JIS pada beberapa produk aki mengalami revisi. Jika sebelumnya pengkodeanya ‘NS40Z’ yang berarti pengkodean JIS versi lama, yang teraktual pengkodean JIS lebih banyak huruf dan angka seperti misalnya NS40Z menjadi 36B20R.

Cara membacanya juga sedikit berbeda, angka 36 (dua digit depan) merupakan kapasitas aki dalam Ah. Tetapi angka 36 bukan kapasitas sebenarnya, melainkan hanya kode. Baterai aki dengan kode 36 memiliki kapasitas daya aktual sebesar 35 Ah. Kemudian huruf ‘B’ merupakan dimensi aki (dalam satuan mm), dimana aki dengan kode B memilik dimensi panjang : 195 mm, lebar : 127 mm dan tinggi : 201 mm. Angka 20 menunjukan panjang body aki secara keseluruhan (dalam satuan cm), semakin besar angkanya maka semakin panjang juga aki tersebut. Huruf ‘R’ yang berarti Right merupakan posisi kutub negatif yang berada di sebelah kanan.

Sedangkan penulisan standar DIN merupakan kode standar aki untuk kendaraan buatan Eropa.
Pengkodean DIN biasanya terdapat lima angka, namun hanya tiga digit angka depan saja yang perlu diperhatikan. Dasarnya kami jabarkan sebagai berikut:

Angka pertama : 5 menjadi 0
Angka pertama : 6 menjadi 1
Angka pertama : 7 menjadi 2

Misalnya pada aki mobil dengan kode 55530, cara membacanya cukup mudah.
Diketahui angka pertama dari 3 digit dari depan adalah ‘5’ diikuti dua angka berikutnya yakni ’55’
maka dapat disimpulkan kapasitas aki tersebut sebesar 55 Ah.