Tutup Iklan
ObatKolesterol
Cintailah Keluargamu Lebih Dalam Dari Pada Pekerjaanmu Karena...

Cintailah Keluargamu Lebih Dalam Dari Pada Pekerjaanmu Karena...

Dika Mustika
16 Maret 2018
Dibaca : 944x

Uang, itu memang salah satu hal penting dalam hidup ini. Penting dan tak jarang membuat orang pening. Ada banyak hal yang terjadi karena benda yang satu ini. Benda yang memang merupakan penyokong kehidupan kita para penggunanya. Apa sih yang tak perlu pakai uang? Beli beras, beli rumah, beli mobil, bayar sekolah, bayar cicilan, ongkos mudik, biaya berobat, dan berjuta hal lainnya. Namun, pernahkah kalian terpikir, bahwa ada hal penting lainnya selain uang?

Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa ternyata ada yang lebih penting dari uang. Ada seorang karyawan yang memutuskan resign dari sebuah perusahaan ternama. Ia sudah mendapatkan posisi yang mapan di perusahaan itu, tentunya dengan gaji yang juga lebih dari cukup. Ia berhenti dari perusahaan tersebut, tentunya bukan dengan alasan kurangnya uang yang diterimanya.  Setiap hari ia pulang kerja setelah pukul 8 malam, tiba di rumah pun tak jarang ia masih herus menyelesaikan pekerjaan yang tidak terselesaikan di kantor. Tugas-tugas kantornya mungkin bisa terselesaikan, tapi ia hanya sedikit memiliki waktu berkumpul bersama keluarga. Akhir pekan pun ia terkadang masih harus ke kantor karena ada kegiatan. Intinya, ia memutuskan resign karena menurutnya keluarga lebih penting dari uang.

Kisah yang hampir mirip juga terjadi pada karyawan di kantor yang berbeda. Ia memutuskan untuk keluar kerja juga. Ia adalah karyawan baru di kantornya. Sejak ia bekerja di situ, ia jadi sering bolak-balik harus mengunjungi dokter. Padahal sebelumnya kondisi kesehatannya tidak serentan itu. Setelah dipelajari baik-baik, salah satu penyebab sakitnya adalah tekanan pekerjaan yang kemudian berpengaruh juga ke keadaan fisiknya. Merasa bahwa kesehatannya lebih berharga, ia pun memutuskan untuk berhenti.

Jika kita lihat dua kisah di atas dari sudut pandang yang berbeda, mungkin ada yang melihatnya sebagai ‘ketidaktangguhan’ seseorang dalam menghadapi dunia kerja. Tapi jika kita maknai kata bijak ini, tampaknya sudut pandang ‘ketidaktangguhan’ akan terpatahkan. “Cintailah keluargamu lebih dalam daripada pekerjaanmu, karena mereka pasti akan membalas cintamu.”

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite