Tutup Iklan
hijab
Masjid Selat Malaka, Masjid Terkonsep yang Indah dan Unik

Masjid Selat Malaka, Masjid Terkonsep yang Indah dan Unik

Maman Soleman
4 Jul 2018
Dibaca : 610x

Sekilas masjid ini tampak seperti masjid-masjid pada umumnya. Tak ada yang terlalu istimewa. Lalu apa yang membuatnya menjadi salah satu objek wisata di Kota Malaka ini? Tak lain karena masjid ini dibangun tepat di tepi Selat Malaka yang terletak di antara Semenanjung Malaysia dan Pulau Sumatra, Indonesia.

Masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Selat Malaka atau Straits Malacca Mosque. Masjid ini sebenarnya tergolong masjid baru. Setelah memakan proses pembangunan kurang lebih 3 tahun, tepat pada November 2006, masjid ini diresmikan Raja Malaysia, Yang Dipertuan Agung Tuanku Syed Sirajuddin Ibni Al-Marhum Tuanku Syed Putra Jamalullail. Dengan luas area masjid yang mencapai kurang lebih 1,8 hektar, 2.000 orang jemaah mampu ditampung dalam satu waktu.

Ide mengenai masjid ini berasal dari masjid terapung yang terdapat di kota Jeddah, Arab Saudi. Berbekal ide itu, dan disesuaikan dengan kultur rakyat yang saat ini menempati kota Malaka yaitu Melayu, Cina, dan India. Maka, masjid ini pun dibangun dengan memasukkan semua unsur etnis yang ada ke dalam bangunan tersebut.

Bukan itu saja, pembangunan masjid ini juga disesuaikan dengan konsep Go Green. Masjid ini selain berada di permukaan laut, juga dikitari taman sehingga menambah kenyamanan para pengunjung dan jemaah masjid. Desainnya yang juga dibuat dengan sejumlah pintu yang terbuka lebar, membuat penggunaan kipas, penyejuk ruangan dan lampu menjadi sangat minim digunakan pada siang hari. Benar-benar sesuai dengan konsep yang diusung.

Bangunan masjid ini terdiri dari dua bagian, sebagian dibangun di atas tanah hasil reklamasi dan sebagian lagi terapung di atas Selat Malaka. Pemandangan yang diperoleh ketika berada di beranda masjid bukanlah pemandangan yang biasa diperoleh dari masjid lainnya. Laut biru dan langit biru merupakan perpaduan keindahan yang disajikan dari beranda masjid. Embusan angin laut dan suara deburan ombak menambahkan kesyahduan dan keinginan untuk berlama-lama singgah di masjid ini.

Keunikan lainnya dari Masjid Selat Malaka terdapat pada menaranya. Terletak terpisah dan berada pada sebelah kiri masjid, menara masjid tak hanya berfungsi untuk menguatkan suara panggilan azan ke penjuru kota, melainkan juga sebagai mercusuar. Dengan menara masjid setinggi 30 meter dan puncaknya yang berwarna keemasan, pada malam hari warna keemasan pada menara masjid akan berpendar dan menambah fungsinya sebagai mercusuar. Banyak kapal maupun pesawat terbang yang melintas di sana akan terbantu dengan keberadaan menara suar itu.

Untuk mencapai Masjid Selat Malaka dibutuhkan perjalanan kurang lebih sekitar 2 jam dari ibukota Malaysia, Kuala Lumpur. Perjalanan singkat ini dapat ditempuh dengan bus atau dengan kendaraan pribadi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Foto Selebriti
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite