Mengikuti Tradisi Tukar Cincin Kawin, Apakah Boleh?

Mengikuti Tradisi Tukar Cincin Kawin, Apakah Boleh?

Zeal
22 Sep 2017
Dibaca : 2636x

GueBanget - Ketika mengunjungi acara pernikahan, tak sedikit yang di dalamnya dapat kita temukan tradisi tukar cincin kawin antara kedua mempelai. Namun jika kita telusuri, tradisi ini bukan berasal dari Indonesia melainkan dari orang-orang Barat atau orang-orang yang berasal dari benua Amerika dan Eropa yang pada akhirnya melekat di kehidupan masyarakat Indonesia termasuk masyarakat yang beragama Islam.

Lalu, bagaimana hukum mengikuti tradisi tukar cincin kawin bagi umat muslim? Sebenarnya ada 2 hal yang perlu diperhatikan:

Tujuan Mengikuti Tradisi

Secara garis besar, ada 2 perbedaan pendapat ulama mengenai tradisi tukar cincin kawin. Pendapat pertama menyatakan tradisi tersebut haram karena menyerupai budaya orang kafir, sedangkan pendapat kedua menyatakan bahwa mengikuti tradisi tersebut boleh-boleh saja selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Jika Anda memutuskan untuk mengikuti tradisi tukar cincin kawin dengan anggapan bahwa keberadaan cincin tersebut membawa keberuntungan atau kebahagiaan, maka yang Anda lakukan jelas salah karena mendekati perbuatan menyekutukan Allah. Tetapi jika tujuannya hanya untuk simbol bahwa Anda sudah menikah agar tidak ada orang yang berusaha menggoda atau mengganggu Anda dan pasangan Anda, saya rasa sah-sah saja.

Jenis Cincin yang Digunakan

Jenis cincin yang dikenal di kalangan masyarakat sangatlah banyak. Mulai dari cincin emas kuning, cincin emas putih, cincin perak, hingga cincin palladium yang baru-baru ini menjadi bahan pembicaraan, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Anda pasti tahu bahwa ada hadits yang menyatakan bahwa laki-laki dilarang menggunakan emas ataupun sutera. Nah, jika Anda adalah laki-laki dan cincin yang Anda gunakan untuk tukar cincin adalah cincin dari emas kuning atau emas putih, maka yang Anda lakukan adalah salah besar karena mengerjakan sesuatu yang sifatnya haram. Lebih baik berikan cincin tersebut sebagai mahar untuk istri Anda. Tetapi jika Anda tetap bersikeras untuk mengikuti tradisi tukar cincin kawin dengan tujuan yang baik, maka cincin dari perak atau palladium yang sama sekali tidak mengandung emas dapat menjadi pilihan Anda. (Nur/Red)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Kamu Suka Raisa atau Isyana?
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2020 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2020 GueBanget.com
All rights reserved