Penyakit Lupus dan Jenisnya Serta Komplikasinya

Penyakit Lupus dan Jenisnya Serta Komplikasinya

Admin
3 Agu 2020
Dibaca : 144x

Penyakit lupus merupakan salah satu penyakit auotoimun yang bisa berakibat fatal disebabkan akibat sistem kekebalan tubuh menyerang organ serta jaringan tubuh. Meskipun sebenarnya penyakit lupus tidak mematikan asalkan penderita mendapat perawatan yang tepat. Penyakit lupus seringkali disebut sebagai penyakit seribu wajah karena sifatnya yang kompleks. Setidaknya ada empat jenis penyakit lupus yang bisa terjadi pada manusia dan keempat jenis tersebut memiliki karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda. Namun jenis penyakit lupus yang sering ditemui yaitu lupus sistemik. Berikut ini adalah keempat jenis penyakit lupus yang perlu diketahui :

  • Lupus erythematosus sistemik

Yaitu jenis penyakit lupus yang paling umum di mana penyakit lupus ini mempengaruhi banyak organ terutama pada kulit serta persendian dan ginjal. Penyakit lupus ini dapat menyebabkan gejala yang kemungkinan semakin memburuk seiring dengan waktu namun kemudian membaik. Pada saat gejala memburuk disebut dengan istilah flare, sementara pada saat gejala membaik atau hilang disebut dengan istilah remisi. Penderita penyakit lupus sistemik akan mengalami :

  • Peradangan ginjal sehingga memperngaruhi kemampuan tubuh dalam menyaring limbah dari darah. Dan hal ini akan bisa merusak ginjal sehingga perlu melakukan transplantasi ginjal.
  • Peradangan pada sistem saraf dan otak yang dapat menyebabkan masalah ingatan, sakit kepala, kebingungan serta stroke.
  • Peradangan pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan demam tinggi, kejang serta perubahan perilaku.
  • Pengerasan arteri atau penyakit koroner yang membuat penumpukan endapan pada dinding arteri koroner dapat mengakibatkan serangan jantung.
  • Lupus kulit atau Cutaneous lupus

Penyakit lupus jenis ini secara umum menyerang kulit dan kondisi ini dapat menyebabkan ruam serta lesi permanen dengan jaringan parut. Bahkan ruam kulit sebagian besar akan muncul di area yang terpapar sinar matahari seperti wajah, leher, lengan serta kaki. Kondisi seperti ini pun bisa lebih bururk karena paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari atau cahaya buatan. Terdapat tiga jenis lupus yang dapat terjadi meliputi :

  • Lupus kulit akut di mana menyebabkan ruam kupu-kupu khas yang muncul di pipi serta hidung.
  • Lupus kulit subakut yakni menyebabkan ruam yang merah, terangkat dan bersisik yang terbentuk di tubuh. Seringkali terjadi pada area yang terpapar sinar matahari namun biasanya tidak menyebabkan jaringan parut.
  • Lupus kulit kronis di mana menyebabkan ruam ungu atau merah. Dan ini dapat menyebabkan perubahan warna kulit, jaringan parut dan rambut rontok.
  • Lupus yang diinduksi obat

Merupakan jenis penyakit lupus yang disebabkan oleh penggunaa resep obat tertentu. Dan penggunaan resep obat tertentu dapat menyebabkan lupus yang diinduksi oleh obat. Selanjutnya kondisi ini akan dapat berkembang melalui penggunaan jangka panjang dari obat-obatan tertentu yang diresepkan, biasanya sesudah beberapa bulan konsumsi obat tersebut. Beberapa obat yang dapat menyebabkan lupus yang diinduksi obat adalah :

  • Antimokroba seperti terbinafine (antijamur) dan pirazinamid (obat tuberkulosis).
  • Obat antikonvulsan seperti fenioin (dilantin) dan valproat.
  • Obat aritmia seperti quinidine dan procainamideobat untuk tekanan darah tinggi seperti timolol (timoptic, istol) dan hydroxyzine.
  • Biologik yang disebut sebagai anti TNF alpha, seperti infliximab (remicade) dan etanercept (enbrel).

Lupus yang terjadi karena diinduksi obat lebih sering terjadi pada pria. Akan tetapi tidak semua orang yang menggunakan obat-obat tersebut di atas terserang penyakit lupus.

  • Lupus neonatal

Adalah jenis penyakit lupus yang sangat langka, penyakit lupus ini menyerang bayi di mana ibunya memiliki antibodi autoimun tertentu. Kemudian antibodi autoimun tersebut ditularkan dari ibu pada janin di seluruh plasenta. Walaupun sangat jarang terjadi tetapi bayi yang lahir dari wanita dengan lupus ini memiliki risiko lebih besar untuk mengmbangkan komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Kamu Suka Raisa atau Isyana?
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2020 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2020 GueBanget.com
All rights reserved