Salat Tarawih, Sarana Melatih Diri Jalani Qiyamullail

Salat Tarawih, Sarana Melatih Diri Jalani Qiyamullail

Maman Soleman
5 Jun 2018
Dibaca : 513x

Ibadah sunah salat tarawih dan salat malam jelang makan sahur merupakan sarana untuk membiasakan diri menjalankan qiyamullail. Allah sangat menyukai hamba-Nya yang menggunakan sebagian malam sebagai waktu untuk beribadah. Allah pun menjadikan qiyamullail atau menghidupkan malam dengan beribadah sebagai salah satu karakter orang bertakwa.

Di bulan Ramadan, qiyamullail sangat dianjurkan. Bahkan bisa dikatakan, Ramadan merupakan bulan yang didesain untuk melatih diri menjalankan qiyamullail. Puasa merupakan salah satu bentuk pertolongan dari Allah SWT agar manusia dapat melakukan qiyamullail.

Selama Ramadan kita disunahkan salat tarawih di malam hari selepas waktu isya, juga disunahkan untuk makan sahur di penghujung malam. Itu semua membiasakan dan melatih kita untuk menghidupkan malam dengan ibadah. Tarawih dilakukan malam hari. Sahur memaksa kita bangun dari tidur. Dengan demikian, kita memiliki kesempatan lebih besar untuk beribadah di malam hari. Jadi dapat dikatakan, dengan adanya Ramadan Allah memfasilitasi kita untuk menjadi manusia yang bertakwa.

Orang-orang yang bertakwa, menjauhkan punggung dari tempat tidur karena memilih menjalankan qiyamullail. Bagi mereka, Allah SWT telah berjanji untuk memberikan kedudukan yang sangat spesial di surga-Nya.

Waktu malam hari terbagi menjadi tiga, yakni sepertiga malam awal, tengah, dan sepertiga malam terakhir. Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang paling utama untuk melakukan ibadah malam. Namun, pada waktu itulah orang paling sulit bangun dari tidur. Namun, rasa sulit itu hanya bagi yang belum terbiasa. Jika terbiasa, sesungguhnya qiyamullail di sepertiga malam terakhir itu mudah.

Oleh karena itu dianjurkan kaum muslim untuk belajar membiasakan qiyamullail dengan beribadah di sepertiga malam awal lebih dulu. Latihan semacam itu juga dilakukan para sahabat Rasulullah pada zaman dulu. Nah, salat tarawih selama bulan suci ini bisa digunakan untuk tujuan tersebut.

Salat tarawih ialah sarana melatih diri untuk meluangkan waktu dan tenaga demi beribadah kepada Allah. Saat menjelang sahur biasakanlah melakukan salat malam sebelum menyantap makanan sahur. Ingatlah bahwa waktftjaai^lang sahur berada di sepertiga malam terakhir, salah satu waktu terbaik untuk beribadah, memohon, dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Seusai sahur, jangan lupa salat subuh.

Dapat disimpulkan bahwa Ramadan merupakan salah satu bentuk perhatian Allah pada kita. Sebab, bulan suci itu memberi kita peluang sekaligus menjadi sarana yang diberikan Allah agar kita menjadi manusia bertakwa. Sesungguhnya Allah sangat mencintai umat-Nya. Ia memberi peluang agar kita semua menjadi manusia bertakwa dengan membiasakan diri menjalani qiyamullail. Kelak di akhirat, orang-orang yang bertakwa dijanjikan Allah akan mendapat balasan yang istimewa, yakni surga-Nya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Kamu Suka Raisa atau Isyana?
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2020 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2020 GueBanget.com
All rights reserved