Tutup Iklan
SabunPemutih
Anak Anda Kecanduan Games?

Anak Anda Kecanduan Games?

Dika Mustika
28 Mei 2018
Dibaca : 342x

Games online, rasanya ini adalah sesuatu yang hampir dimainkan oleh anak-anak zaman now. Nah hal ini lah yang menjadi salah satu topik yang sering dikeluhkan oleh para orang tua. Dikeluhkan kepada sesama orangtua, guru, psikolog, dan berbagai pihak lainnya.

Kalau dilihat dari sisi orang tua nih ya,

“Nak, ayo dong berhenti main games-nya itu PR kamu banyak.”

“Nak, ayo berhenti mainnya, kamu belum mandi, bentar lagi masuk sekolah nih!”

“Nak, ayo simpan HP-nya cepet kamu belum makan!”

“Masa nunggu Bunda marah dulu baru HP-nya disimpan?”

Kurang lebih idu adalah cuplikan dialog yang mungkin sering diucapkan orangtua zaman now kepada anaknya yang cukup sulit beranjak dari HP dan games online-nya.

Pernah ada salah seorang teman yang mengeluhkan tentang anaknya yang ketergantungan games. Dan akhirnya diambilah tindakan langsung menyita HP  si anak. Mungkin ini jugalah tindakan yang banyak dilakukan oleh para orangtua.

 

Nah, yang ingin aku ceritakan di sini bukanlah mengenai keputusan orangtua setelah menyadari bahwa anaknya sudah ketergantungan games. Namun mengenai mengapa anak bisa kecanduan games! Nah, sebelum mengambil tindakan, tentunya orangtua perlu menyadari dahulu mengapa anak ini ‘lari’ ke games. Sebagai orangtua, kita juga tentunya harus memahami, bahwa ada kebutuhan yang anak tidak dapatkan dari kita, tapi dia dapatkan deri games tersebut. Nah, sadarilah itu karena di dunia online itu usaha secara instan akan pendapatkan ‘penghargaan’ berupa reward atau poin.  Ayah dan Bunda boleh mengingat-ingat dahulu, apakah sudah memenuhi kebutuhan anak akan penghargaan? Tak dipungkiri, games juga sebenarnya melatih keterampilan berpikir anak lho. Dan disadari atau tidak,  sebenarnya ketika anak-anak bermain games, mereka akan fokus berpikir dan ketika lolos di level sebelumnya akan ada jenjang selanjutanya lagi begitu hingga seterusnya.  Jika kita ‘mengambil’ ini dari anak, sudahkah kita memberikan latihan keterampilan berpikir ini secara berjenjang pada anak? Games juga bisa memberikan waktu pada anak, dengan adanya games, anak seolah merasa ada yang memperhatikannya, apalagi lewat games online dia akan berjumpa dengan banyak teman dunia mayanya. Sapaan, obrolan, bercandaan, hingga lelucon-lelucon bisa mereka bawakan dalam obrolan dunia maya ketika bermain games online ini. Jika Ayah dan Bunda ‘mengambilnya’ sudahkah siap menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan anak?

Ternyata di balik games online ada juga hal-hal yang positifnya. Anak perlu diajak untuk memilah mana yang paling banyak manfaatnya, bermain games kah atau berhenti. Kurang lebih hal yang diberikan oleh games adalah apresiasi, latihan berpikir berjenjang,  juga berinteraksi. Nah, yuk kita siapkan dahulu kebutuhan apa saja yang sebaiknya disediakan oleh orangtua dahulu sebelum memang melarang anak untuk bermain HP atau games online. Sudahkah Ayah dan Bunda benar-benar memperhatikan anak sehingga tak perlu lagi anak ‘lari’ ke dunia games online?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Foto Selebriti
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview