Berbuat Istimewa Yuk, di Bulan Istimewa!

Berbuat Istimewa Yuk, di Bulan Istimewa!

Dika Mustika
30 Mei 2018
Dibaca : 384x

Puasa adalah salah satu media untuk melatih diri. Di bulan ini juga kita berlatih untuk mengekang hawa nafsu, dari makan, dari minum, dari amarah, juga dari perbuatan negatif. Pada bulan puasa ini juga banyak yang mengatakan bahwa merasa lebih tenang, lebih aman, karena di bulan ini setan dibelenggu, pintu neraka pun ditutup. Terbayang, betapa kondusifnya bulan puasa ini untuk menjadi waktu kita mengumpulkan sebanyak-banyaknya tabungan bekal untuk kehidupan kita selanjutnya. Juga betapa sungguh situasi yang ideal bagi kita dalam memperbaiki diri sebaik-baiknya, bukan hanya untuk bekal kelak, tapi untuk kita bisa lebih baik dalam ‘menghidupkan’ sisa hidup yang kita punya di dunia ini.    

Nah, di bulan yang kondusif ini, sadarilah lalu jadikan itu sebagai target penggemblengan diri kita sendiri, syukur-syukur jika ini bisa berimbas positif bagi lingkungan. Kita setting goal, atau tentukan yang menjadi tujuan perbaikan diri. Mulai dari hal-hal yang sederhana deh. Misal: yang menjadi terget kita adalah kita membaca Al Quran setiap selesai salat fardhu. Ini adalah terget yang sederhana, namun bisa ada banyak godaan di sini. Di sinilah kita berlatih membelenggu ego kita.

Selesai salat subuh, sumber potensi godaannya mungkin adalah mengantuk. Coba kita lawan kantuk itu dengan fokus pada tujuan, dengan mengingat juga bahwa jangan biarkan bulan istimewa ini lewat tanpa kita optimal mengaji di dalamnya. Selanjutnya mengaji setelah salat dhuhur, yang bisa menjadi godaannya adalah aktivitas kantor atau pekerjaan lainnya. Coba untuk atur waktu, yakin deh jika memang kamu serius dengan target ini, in syaa Allah bukan tidak mungkin kok kamu mengaji sejenak setelah salat dhuhur. Hal yang sama biasanya terjadi untuk mengaji setelah salat ashar. Bisa juga salah satu pertimbangan mengapa kamu bisa adalah, di jeda-jeda aktivitas kita, kita masih bisa kan mengecek hp kita, atau bahkan serius membaca file dari hp. Nah, sebagai pengganti waktu kita mengecek hp adalah, ya mengaji ini.

Selanjutnya adalah mengaji setelah salat magrib dan isya. Untuk mengaji setelah magrib, yang bisa menjadi sumber godaan mungkin adalah jika waktu salat kita mepet akibat tadi buka puasanya terlalu lama. So, lagi-lagi aturah waktu agar semua bisa sesuai dengan waktu. Dan terakhir mengaji setelah isya dan salat tarawih, yang bisa menjadi potensi godaan adalah karena kita sudah lelah beraktivitas. Tapi ingatlah bahwa waktu terus berjalan. Keistimewaan ini ada, karena ini berbeda dari bulan-bulan lainnya. Yakin, akan membiarkan bulan istimewa ini lewat begitu saja tanpa kita juga berbuat sesuatu yang istimewa juga? Yuk, kita lawan ego dan lakukan banyak hal istimewa di bulan istimewa ini!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved