Ragam Corak Batik dari Berbagai Daerah di Indonesia dan Maknanya

Ragam Corak Batik dari Berbagai Daerah di Indonesia dan Maknanya

Admin
6 Des 2023
Dibaca : 264x

Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia. Bukan hanya dari Jawa saja, tetapi hampir semua daerah di Indonesia memiliki corak batik khasnya sendiri-sendiri. Motif batik adalah corak atau pola yang menjadi kerangka gambar pada batik berupa perpaduan dari beberapa bentuk. Motif-motif batik antara lain ada motif hewan, manusia, geometris, dan sebagainya.

Ada beragam corak atau motif batik dari berbagai daerah di Indonesia. Ada dari daerah asalmu? 

Parang Kancing Ceplok Kupu (Jawa)

Motif ini paling mudah dikenali dan banyak digunakan sebagai motif batik seragam. Motif Parang Kancing Ceplok Kupu bermakna seseorang yang selalu memilih jalan terbaik untuk ditempuh, memberikan harapan agar pemakai batik bercorak ini selalu mawas diri dalam hidupnya.

Sido Asih (Surakarta)

Motif tradisional Jawa yang satu ini memiliki arti kasih sayang dan biasanya digunakan dalam acara-acara perkawinan sebagai busana malam pengantin. Dengan memakai batik bermotif Sido Asih, diharapkan kedua pengantin menjalani kehidupan barunya dengan lebih romantis, penuh cinta dan kasih sayang. 

Paqbarre Allo (Sulawesi Selatan)

Paqbarre Allo terdiri dari dua kata, yaitu "Barre" yang berarti bulat dan "Allo" yang berarti sinar matahari. Ukiran ini bermakna kebijaksanaan yang menerangi seperti sinar matahari. Di tengah motif ini terdapat kepala kerbau yang merupakan simbol kemuliaan etnis Toraja.

Tongkonan (Sulawesi Selatan)

Motif batik asal Sulawesi Selatan ini dinamai seperti rumah tradisional Toraja. Tongkonan adalah tempat bagi orang-orang desa untuk berkumpul dan menyelesaikan masalah komunitas. Hampir semua rumah Toraja menghadap utara karena diyakini bahwa utara adalah arah Tuhan. Orang Toraja percaya bahwa ketika penduduk di sana keluar rumah, mereka akan dibimbing oleh kehendak Tuhan dan diberkahi keberuntungan.

Motif Singa Barong (Bali)

Motif Barong merupakan ciri khas daerah Bali, Beauties. Selain selalu menjadi ikon di kaos pantai khas Bali, motif barong juga menjadi pola batik Bali. Motif ini menunjukkan keunikan dan keragaman budaya dan berperan dalam melestarikan kebudayaan kita.

Selain Singa Barong, ada juga motif Batik Ulamsari Mas yang menyampaikan bahwa Bali kaya akan sumber daya alam yang berasal dari laut. Ada pula motif Jagatan Pisang, yaitu motif abstrak dan asimetris yang menunjukkan betapa bebasnya kreatifitas seorang perajin batik di Bali.

Batik Padang

Pengembangan desain batik di Padang atau Sumatra Barat difokuskan pada eksplorasi desain-desain khas daerah Sumatera Barat seperti motif jam gadang, rumah gadang, bunga, dan kerbau, dengan tujuan menampilkan ciri khas batik dari Minang.

Batik Papadaw (Kalimantan)

Salah satu daerah di Kalimantan yang terkenal dengan batiknya adalah Tarakan. Beberapa tema utama pengembangan motif batik Tarakan adalah motif Papadaw (visualisasi dari Festival Iraw Tengkayu atau disebut juga "Pesta Laut", tradisi memperlihatkan rasa syukur masyarakat setempat melalui kegiatan mereka sebagai nelayan), motif jamong (motif mahkota), motif benteng panggang (terinspirasi dari bentuk akar bakau, yang diibaratkan sebagai benteng yang melindungi keanekaragaman hayati Pulau Tarakan dari kepunahan), dan motif tikar ulun.

Batik Banyuasin (Sumatra Selatan)

Batik di Sumatra Selatan menampilkan aneka kekayaan alam yang ada di sana. Misalnya, motif tangkai buah padi melambangkan salah satu sentra produksi padi yang terbesar terletak di Provinsi Sumatra Selatan. Lalu, ada juga motif udang dan gelombang biru yang melambangkan bahwa Kabupaten Banyuasin memiliki kekayaan yang besar. Salah satunya udang yang banyak diolah menjadi kerupuk kemplang dan ikan menjadi pempek.

Batik Papua

Papua memiliki 10 motif batik, di antaranya adalah motif matoa (dijadikan motif karena matoa menjadi identitas flora di Papua). Motif matoa mengandung makna rasa syukur atas anugerah kesuburan dan kekayaan alam Papua. Ada juga motif pinang yang mengandung pesan bahwa manusia harus senantiasa menjaga kesehatan, persaudaraan, dan rasa sosial yang tinggi dalam kehidupan.

Motif lainnya adalah motif noken (menyerupai tas tradisional masyarakat Papua), motif Pulau Papua yang bermakna ungkapan cinta pada tanah Papua, dan motif bahana tifa yang bermakna manusia harus kuat melawan musuhnya.

Kira-kira seperti itulah beberapa ragam corak batik di beberapa daerah di Indonesia. Masa kini kita dapat melihat banyak orang sudah menggunakan baju batik dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi positif kita dapat menilai bahwa kecintaan mereka terhadap budaya Indonesia sudah sangat baik. 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2024 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2024 GueBanget.com
All rights reserved