Tutup Iklan
ObatKolesterol
Harus Coba 3 Inovasi Gorengan Yang Kekinian

Harus Coba 3 Inovasi Gorengan Yang Kekinian

Arrazaak
24 Nov 2017
Dibaca : 2995x

 

Perkembangan zaman selalu di barengi dengan inovasi terbaru di segala sektornya. Salah satunya contohnya di dunia kuliner, banyak inovasi terbaru untuk mendapatakan cita rasa yang berbeda sehingga bisa mengaet hati setiap orang. Makanan yang mungkin tak kalah di makan zaman sebab banyak inovasi yang di terapkan, seperti makanan 3 inovasi Gorengan Khas Bandung ini yang terus eksis dari zaman ke zaman.

1. Gehu Pedas

Gehu merupakan singkatan dari “Tauge di dalam Tahu”. Gehu pada zaman dahulu hanyalah gorengan biasa. Tapi sekarang sudah ada inovasi baru dari gehu, yaitu gehu pedas. Sekali gigit saja, rasa pedas langsung membuat mulut Anda terbakar. Selain itu, isian gehu pun sudah beragam. Tidak hanya tauge, tapi ada juga gehu pedas dengan isian bihun dan ayam, bihun dan sapi, tauge dan sapi, dan masih banyak lagi. Anda bisa menemukan jajanan khas Bandung ini di Gehu Pedas Hot Jeletot atau carilah gerobak gehu pedas di dekat kampus atau sekolahan.

2. Rujak Cireng

Cireng adalah singkatan dari aci digoreng. Mudah sekali sebenarnya kalau kalian mau membuat cireng sendiri di rumah. Tapi, untuk mendapatkan cita rasa cireng yang spesial memang agak sulit. Dari pada susah-susah, lebih baik kalian langsung datang ke Bandung dan beli yang namanya rujak cireng. Rujak cireng adalah cireng yang dimakan dengan cara dicocol dengan bumbu rujak. Cirengnya pun berbeda dengan cireng biasa, cireng untuk rujak cireng terasa lebih krispi dan potongan kelapanya lebih besar, atau sering disebut juga sebagai cireng salju. Jika tidak terlalu suka bumbu rujak yang cenderung pedas, ada juga kok yang menjual cireng salju saja (tanpa saus rujak). Tapi, cobain, deh sensasi cireng yang kriuk-kriuk dan panas dicampur dengan bumbu cireng yang asam dan pedas terasa sangat luar biasa di mulut. Sekarang ini rujak cireng sudah dijual di mana-mana, mulai dari warung hingga kafe. Anda tidak akan kesulitan mencarinya di kota Bandung.

3. Basreng

Basreng merupakan singkatan dari Baso Goreng. Tapi, tidak sembarang baso yang bisa digoreng dan dijadikan basreng. Selama ini cuma baso ikan-lah yang jadi bahan utama untuk membuat basreng. Ada basreng basah dan ada juga basreng kering. Untuk basreng basah, teksturnya kenyal di dalam dan agak garing di luar. Lalu, untuk basreng kering, basonya digoreng cukup lama hingga benar-benar kering seperti kerupuk. Biasanya baso dipotong balok atau pipih lalu digoreng. Bumbu basreng pun bervariatif, ada bumbu asin, pedas, pizza, bbq, jagung bakar, hingga dibuat menjadi seblak . Biasanya basreng yang seperti ini bisa kalian dapatkan di warung atau kedai penjual basreng atau seblak.

Tapi, kalau mau yang praktis dan bisa dimakan kapan saja, belilah basreng kemasan. Sejak dulu basreng kering sudah menjadi oleh-oleh khas Bandung yang selalu dinanti orang-orang. Basreng dapat dijadikan oleh-oleh dan camilan jangka panjang yang bisa disimpan jika belum habis. Varian rasanya ada banyak sekali, mulai dari original, pedas, keju, bbq, pizza, kurang lebih sama dengan basreng yang digoreng dadakan. Tapi, rasa yang paling difavoritkan tentu saja basreng pedas. Basreng kering dapat kalian temukan di toko oleh-oleh khas Bandung, kalian bisa menemukan basreng kemasan yang sudah dipasarkan secara komersial di mini market dan super market.



 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Foto Selebriti
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
SabunPemutih