Tutup Iklan
SabunPemutih
Kamu (Mungkin) Akan Rindu Sesuatu Ketika Itu Telah Berlalu...

Kamu (Mungkin) Akan Rindu Sesuatu Ketika Itu Telah Berlalu...

Dika Mustika
28 Maret 2018
Dibaca : 112x

Pernahkah kamu memperhatikan betapa berantakannya kamarmu dan kamu tidak menyukainya? Pernahkah kamu merasa jenuh dengan kemacetan lalu lintas yang seakan berulang hari demi hari  tanpa henti ketika kamu hendak berangkat ke kantor? Pernahkan kamu merasa jenuh melewati jalan yang itu-itu saja ketika kamu pergi dan pulang kerja?  Pernahkah kamu merasa es teh manis di kantin kantormu terlalu manis hingga membuat gigimu sakit? Pernahkah kamu merasa bosan dengan tumpukan pekerjaan yang datang seakan tak ada hentinya? Semua itu kelak mungkin akan menjadi hal yang kamu rindukan, jika itu semua sudah berlalu. Percaya deh, hal-hal yang mungkin terasa menjemukan pada masa kini, mungkin akan menjadi salah satu hal yang kamu inginkan terjadi lagi pada hidupmu.

 

Contoh sederhana saja, coba kamu ingat-ingat masa kamu di sekolah dasar dahulu. Atau kalau terlalu jauh, coba ingat masa-masa kuliah. Ketika merasa bahwa tugas-tugas kuliah terlalu banyak, ketika merasa dosen tidak adil dalam memberikan nilai, ketika tersiksa dengan tempat KKN yang terletak di desa antah-berantah, ketika abstrak skripsi berulang kali ditolak dosen, ketika merasa putus asa skripsi dicoret-coret oleh dosen pembimbing, ketika ... ketika ..., ada banyak ketika yang sudah terjadi di masa lalu. Yang pada saat itu rasanya menyiksa atau menjemukan, namun ketika kita kenang sekarang. Itu bagaikan salah satu kenangan indah kita.

 

Bayangkan jika kau terbangun pada pagi hari dan tak bisa kau jumpai lagi ketika...ketika, yang tadi kau sebutkan. ‘Ketika’ tersebut tak terjadi lagi. Ketika semua ‘ketika’ harus berganti. Bisa berganti karena lanjut dengan ‘ketika’ yang baru, bisa juga karena memang sudah berakhir waktu ‘ketika-ketikaan’ seseorang. Itulah waktu ketika sudah waktunya kita melanjutkan ‘ketika’ di dimensi yang berbeda. Tak terbayang apa yang akan terjadi ketika masa itu tiba.

 

Kalau kita lihat, kita memiliki 3 dimensi waktu, masih ingatkah ketika guru bahasa Inggris menerangkan mengenai tenses di bangku sekolah dulu? Past-Present-Future atau masa lalu-masa kini-masa depan. Masa lalu itu sudah lewat, tak bisa kita apa-apakan dia. Masa depan belum terjadi, belum juga kita bisa bersenang-senang di masa itu. Masa kinilah kuncinya! Kunci karena kita bisa ‘mengapa-apakan’ masa di mana kita ada dan hidup kini. Bisa kita apakan masa kini kita? Nikmati, nikmatilah masa yang memang sedang kita miliki sekarang. Nikmatilah dengan bijaksana, agar juga kita bisa bahagia di masa depan kelak. Yakin, masih merasa bosan dengan yang itu-itu saja? Terbayang kan apa kuncinya agar hidupmu lebih bermakna?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JusKulitManggis