Konsumsi Fast Food Harus Dibatasi, Ini Alasannya

Konsumsi Fast Food Harus Dibatasi, Ini Alasannya

Maman Soleman
1 Mei 2018
Dibaca : 428x

Serbuan restoran cepat saji atau fast food ala Amerika tumbuh bak jamur di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kenapa fast food harus dibatasi? Apakah ada yang salah dengan fast food? Itulah beberapa pertanyaan yang pasti akan mengusik benak Anda.

Ternyata ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi kenapa kita harus membatasi konsumsi fast food. Bahan-bahan makanan untuk fast food memang disiapkan dalam kerangka industri sehingga produsennya selalu memikirkan cara tercepat untuk balik modal. Tak heran, kalau semuanya dibuat serbainstan. Ayam dan sapi disuntik hormon agar cepat besar, memberi pupuk kimia pada tanaman sayur dan buah agar cepat panea. Pada industri kue dan roti juga digunakan ragi instan, baking powder dan pewarna buatan yang tujuannya membuat kue dan roti tampak mengembang dengan warna menarik.

Masalahnya, semua bahan artifisial ini membebani sistem pencernaan. Organ hati dalam tubuh berfungsi memisahkan racun pada makanan untuk dibuang. Sebagian racun akan dibuang ke ginjal, yang bertugas membuangnya lewat urine. Asupan racun yang berlebihan ke dalam tubuh akan membuat kedua organ ini bekerja berat dan "mengajak" organ lain seperti pankreas dan empedu juga ikut-ikutan bekerja.

Bayangkan jika seseorang makan fast food selama ber-tahun-tahun, bagaimana dampaknya pada sistem pencernaan? Sistem pencernaan akan kelelahan dan pada akhirnya menimbulkan kegemukan serta penyakit-penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke, atau diabetes. Gambaran terekam jelas dalam film dokumenter berjudul Super Size Me.

Film keluaran tahun 2004 ini menceritakan kisah sang sutradara Morgan Spurlock yang selama 30 hari berturut-turut hanya menyantap fast food. Ia juga melakukan investigasi ke sekolah-sekolah yang ternyata rata-rata kantinnya hanya menjual makanan cepat saji. Selama 30 hari penuh, baik pagi, siang, dan malam mengunyah kentang goreng, lusinan burger, nugget, dan minum bergalon-galon coke, Spurlock menjadi sangat tidak sehat; tubuhnya lemas dan mudah kehabisan energi. Tekanan darahnya naik begitu juga kolesterolnya. Levernya pun terpengaruh.

Pesan moral dari film ini adalah fast food sungguh tidak aman bila dikonsumsi terlalu sering karena mengandung bahan aditif yang tak ramah bagi tubuh. Masihkah Anda akan nekat mengkonsumsi fast food setelah sekarang mengetahui efek sampingnya?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved