Mendengarkan Musik jadi Terapi Kesehatan

Mendengarkan Musik jadi Terapi Kesehatan

Rakhmat RM
4 Des 2017
Dibaca : 724x

Guebanget.com-           Hii guys, Apakah kalian suka mendengarkan music? Mendengarkan music ternyata dapat membuat kita merasakan bahagia, sedih, dan rileks. Berbicara tentang music, ternyata Musik dapat digunakan sebagai terapi kesehatan loh?

Menurut Natural Standard research, ada beberapa bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung penggunaan terapi menggunakan music dapat memperbaiki mood dan strees. Menurut teori kedokteran dari Cina, lima organ internal dan sistem meridian diyakini memiliki nada musik yang sesuai dan digunakan untuk mendorong penyembuhan.

Bahkan music sering dikaitkan dengan suasana hati, semua jenis music mungkin memiliki efek terapeutik. Berikut terapi menggunakan music antara lain :

1.  Depresi

Depresi adalah penyakit yang melibatkan tubuh, mood, dan pikiran. Depresi dianggap sebagai gangguan mood. Gangguan depresi terus-menerus dan secara signifikan dapat mengganggu pemikiran, perilaku, mood, aktivitas, dan kesehatan individu. Menurut National Institute of Mental Health (NIMH), gangguan depresi mempengaruhi sekitar 18,8 juta orang dewasa Amerika atau sekitar 9,5 persen dari populasi A.S. berusia 18 tahun atau lebih tua.

Ada bukti terapi musik dapat meningkatkan daya tanggap terhadap obat antidepresan. Pada orang dewasa lanjut usia dengan depresi, program terapi musik di rumah mungkin memiliki efek jangka panjang. Pada wanita dewasa yang depresi, terapi musik dapat menurunkan denyut jantung, laju pernapasan, tekanan darah, dan mood yang tertekan. Terapi musik mungkin juga bermanfaat dalam depresi setelah operasi penggantian lutut total atau pada pasien yang menjalani hemodialisis.

2.  Insomnia

Insomnia adalah kesulitan tertidur dan bangun pagi-pagi sekali. Ini adalah masalah kesehatan umum yang dapat menyebabkan kantuk di siang hari dan kekurangan energi. Insomnia yang parah dapat menyebabkan perubahan neurokimia (kimia otak) yang dapat menyebabkan masalah seperti depresi dan kecemasan, yang selanjutnya mempersulit insomnia.

Pada orang dewasa yang lebih tua, musik dapat menghasilkan kualitas tidur yang jauh lebih baik serta durasi tidur yang lebih lama, efisiensi tidur yang lebih baik, waktu yang lebih singkat yang dibutuhkan untuk tertidur, dan mengurangi disfungsi di siang hari.

3.  Autisme

Autisme adalah kelainan otak yang dikaitkan dengan berbagai masalah perkembangan, terutama dalam komunikasi dan interaksi sosial. Menurut American PsychiatricAssociation, autisme tergolong jenis gangguan spektrum autisme (ASD). Gangguan ini ditandai dengan masalah komunikasi, interaksi sosial, serta perilaku berulang yang tidak biasa. Orang yang memiliki kelainan spektrum autisme sering menunjukkan minat dan respons yang tinggi terhadap musik. Ini dapat membantu mengajarkan keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal dan dalam membangun proses perkembangan normal.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved