Tutup Iklan
hijab
Seks Generasi Muda Milenial

Seks Generasi Muda Milenial

Rakhmat RM
14 Okt 2017
Dibaca : 3209x

Guebanget.com- Saat ini para remaja sangatlah rentah sekali akan pendidikan seks, 68 persen remaja usia 16 – 25 rentan perilaku seks bebas . KPAI malah membuat data yang lebih mencengangkan lagi bahwa 63 persen remaja sudah melakukan seks pra nikah. 

Memang dalam norma masyarakat Indonesia , seks dan anak-anak adalah masa depan dari sebuah hubungan namun dengan catatan hanya dapat dilakukan setelah melakukan suatu ritual upacara yang dinamakan pernikahan.

Generasi milenial zaman now atau sekarang yang sudah melek seks rupanya sangat terbuka dalam mengekspresikan kebebasan seksualnya.

Pada forum-forum khusus atau website yang belum terkena sensor internet positif sangat banyak video masturbasiatau onani yang mirisnya kebanyakan dilakukan oleh wanita daripada pria. 

Setelah itu disusul video seks pra nikah dengan berbagai gaya yang kebanyakan terinspirasi dari film porno. Mirisnya lagi, seakan-akan sudah jadi trend kalau semua adegan itu dilakukan dengan seragam sekolah.

Apakah anak muda melakukan hal-hal porno yang tren seperti lomba unggah salam batik dan salam pramuka versi porno dan kemudian mereka sesali? Pertanyaan tersebut menggelayuti pikiran saya sebagai orang yang sempat dididik menjadi guru namun karena satu dan lain hal banting stir  ke dunia lain.

Fenomena para  gadis  yang berlomba-lomba memamerkan tubuhnya dalam aplikasi populer macam "Bigo" baik yang gratis maupun berbayar   membuat saya bertanya-ta. Semacam pengakuan terhadap penampilan dan daya tarik mereka atau setidaknya yang mereka kira begitu?

Fenomena para pria yang berlomba-lomba mengupload video percintaan dengan pacarnya dalam aplikasi populer untuk di share baik gratis maupun berbayar.

Apakah para pria melakukannya seperti sebuah legalitas bahwa mereka  telah diakui sebagai lelaki "jantan" oleh sesama kaum pria muda.

Semua itu aturanya tidak hanya asal berhubungan seks seperti binatang saja, tapi ada ritual khusus seperti doa dan saling memuaskan satu sama lain dengan pujian dan rayuan untuk menambah keintiman. Setidaknya untuk bahan pembelajaran pendidikan seks anak muda Indonesia tidak kekurangan bahan referensi bahkan kitab kuno tersebut masih relevan digunakan.

Pendidikan seks di Indonesia faktanya sekarang hanya disisipkan dalam pelajaran biologi secara  tersirat. Saya kira efeknya sangat membahayakan kalau hanya ditekankan soal biologi saja, sebab nantinya persepsi anak muda bisa salah bahwa spesies manusia dapat berhubungan seks dengan bebas layaknya hewan. 

Sebagai generasi milenial yang sudah sadar tentang manfaat dan bahaya seks, sebaiknya kita harus menyarankan pemangku kebijakan agar segera menerapkan  pendidikan seks terpadu yang bertanggung jawab. Tujuannya jelas untuk membuka mata generasi muda milenial akan manfaat dan bahaya seks sehingga dapat diterapkan secara aman dan terlindungi  dengan baik.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite