Tutup Iklan
Tryout.id
Studi Menunjukkan Obat Tekanan Darah Mungkin Tidak Mengembalikan Fungsi Vaskular

Studi Menunjukkan Obat Tekanan Darah Mungkin Tidak Mengembalikan Fungsi Vaskular

Susi Lestari
17 Okt 2017
Dibaca : 66x

Sebuah studi dari Lancaster University menemukan bahwa obat tekanan darah tidak sepenuhnya mengembalikan fungsi vaskular pada pasien hipertensi.

Periset menemukan bahwa obat konvensional yang digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi mengembalikan irama vaskular normal hanya pada pembuluh darah terbesar, namun tidak pada pembuluh darah terkecil.

Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa hipertensi mempengaruhi sekitar 40 persen orang berusia di atas 25 tahun dan merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal.

Penelitian yang diterbitkan dalam edisi Oktober Frontiers in Fisiology, membandingkan sekelompok pasien berusia 20-an dan dua kelompok lainnya di usia 70-an. Kelompok-kelompok tersebut dipisahkan antara riwayat hipertensi dan orang lain yang menggunakan obat untuk tekanan darah tinggi.

Periset menemukan bahwa pada kelompok yang lebih tua yang dirawat karena tekanan darah tinggi dengan obat-obatan telah memulihkan fungsi normal pada tingkat arteriola dan pembuluh darah yang lebih besar, namun ada perbedaan antara dua kelompok yang lebih tua ketika sampai pada pembuluh darah yang lebih kecil.

"Secara khusus, pengobatan hipertensi saat ini tidak sepenuhnya mengembalikan koherensi atau kekuatan kopling antara osilasi dalam detak jantung, respirasi, dan irama vaskular [vasomotion]," Profesor Aneta Stefanovska, dari Lancaster University, mengatakan dalam sebuah siaran pers.

"Ini dianggap penting dalam perilaku sistem kardiovaskular yang efisien dan adaptif. Memang, salah satu aspek penuaan adalah melemahnya fisiologis progresif dari hubungan ini yang membuat sistem kardiovaskular tetap reaktif dan fungsional."

Periset berharap temuan ini akan mengarah pada pengobatan hipertensi yang lebih baik di masa depan.

"Sudah jelas bahwa perawatan anti-hipertensi saat ini, meski berhasil mengendalikan tekanan darah, jangan kembalikan fungsi mikrovaskuler," kata Stefanovska. "Metode analisis multiskala baru kami dapat membantu dalam mengoptimalkan perkembangan obat masa depan yang akan mendapat manfaat dari memperhitungkan fungsi mikrovaskular."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2017 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2017 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JusKulitManggis