Tak Hanya Ganggu Kesehatan, Ternyata Begadang Juga Membuat Berat Badan Bertambah

Tak Hanya Ganggu Kesehatan, Ternyata Begadang Juga Membuat Berat Badan Bertambah

G.A.F
30 Okt 2017
Dibaca : 783x

GueBanget - Siapa dari kita yang tak pernah mencoba untuk begadang. Baik itu alasan pekerjaan, hiburan, atau hanya memang belum mengantuk. Pastinya dengan begadang waktu tidur akan berkurang, kurangnya tidur ternyata akan memicu banyak sekali masalah, seperti hipertensi, diabetes, dan kondisi jantung.

Tak hanya itu, ternyata menurut penelitian terbaru dengan kurangnya tidur, maka dapat menyebabkan lingkar pinggang bertambah alias gemuk. Menurut penelitian tersebut, orang yang memiliki tidur kurang dari 9 jam cenderung kelebihan berat badan.

Periset dari Universiry of Leeds di Inggris mempelajari 1.615 orang dewasa yang melaporkan berapa lama mereka tidur dan menyimpan catatan asupan makanan. Kemudian, sampel darah peserta diambil dan berat badan, lingkar pinggang serta tekanan darah diukur. Tim periset melihat hubungan antara berapa lama orang tidur dan parameter biologis utama ini.

Periset menemukan, orang yang tidur rata-rata 6 jam semalam memiliki ukuran pinggang yang 3 cm lebih besar daripada orang yang tidur 9 jam semalam. Tidur lebih pendek juga terkait dengan penurunan kadar kolesterol baik HDL pada darah peserta-satu faktor lain yang dapat menyebabkan masalah kesehatan, kata periset.

Kolesterol HDL adalah kolesterol baik yang membantu menghilangkan lemak perut dari peredaran darah. Dengan demikian, jika kadar kolesterol HDL tinggi maka akan melindungi Anda terhadap masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

"Karena kami menemukan bahwa orang dewasa yang melaporkan tidur kurang dari teman sebayanya cenderung kelebihan berat badan atau obesitas, temuan kami menyoroti pentingnya tidur yang cukup," kata Laura Hardie dari University of Leeds yang dikutip Zeenews, Senin (30/10/2017).

"Berapa banyak tidur yang kita butuhkan berbeda setiap orang. Tapi, konsensus waktu tidur paling baik saat ini adalah 7 sampai 9 jam untuk kebanyakan orang dewasa," tambahnya.

Perlu diketahui, jumlah orang dewasa dengan obesitas di seluruh dunia telah meningkat 2 kali lipat sejak 1980. Obesitas berkontribusi pada perkembangan banyak penyakit, terutama diabetes tipe 2. Memahami mengapa orang bertambah gemuk memiliki implikasi penting bagi kesehatan masyarakat.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2020 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2020 GueBanget.com
All rights reserved