Tutup Iklan
Tryout.id
Ternyata Tinggi Badan Pagi Hari dan Malam hari itu Berbeda, Loh Kok Bisa?

Ternyata Tinggi Badan Pagi Hari dan Malam hari itu Berbeda, Loh Kok Bisa?

Zeal
10 Maret 2018
Dibaca : 941x

GueBanget.com - Pernahkah anda mengalami perbedaan tinggi badan ketika diukur dalam waktu yang berbeda? Saat itu mungkin kita hanya menduga bahwa hal itu terjadi karena perbedaan alat ukur saja ataupun terdapat kesalahan pada alat ukur yang kita gunakan. Namun ternyata tinggi badan kita akan benar-benar berbeda ketika diukur dalam waktu yang berbeda pula, terutama pada pagi hari dan malah hari. Lantas bagaimana hal itu bisa terjadi?

dr. Reza Fahlevi pernah menuliskan dalam klikdokter bahwasanya terdapat penjelasan ilmiah mengenai perbedaan tinggi tersebut, dimana letak yang mendasarinya ialah adanya perbedaan ukuran lempeng antar tulang belakang pada waktu pagi dan malam hari.

Sebelumnya kita perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai struktur tulang belakang manusia, dimana pada faktanya terdapat 32–34 tulang yang menyusun bagian tulang belakang ini. Para ahli membagi tulang-tulang penyusun tulang belakang ini menjadi lima kelompok, yakni:

  1. Tujuh tulang pada bagian leher
  2. Dua belas tulang pada bagian dada
  3. Lima tulang pada bagian pinggang
  4. Lima tulang pada bagian bokong
  5. Tiga sampai lima pada tulang ekor

dr. Reza Fahlevi kembali menjelaskan bahwa di antara satu tulang dengan tulang lainnya terdapat lempeng penyambung yang berfungsi sebagai “shock breaker” atau pelindung tulang belakang dari beban dan guncangan. Selain itu, lempeng ini pun memungkinkan terjadinya pergerakan antar tulang belakang, seperti halnya menunduk, ataupun memiringkan badan ke samping.

Ketika seseorang berusia muda, lempeng penyambung ini masih bersifat elastis. Dengan begitu kita masih mudah bergerak, menunduk, miring, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya yang mengutamakan tulang belakang.

Namun ketika usia semakin bertambah, maka sifat elastisitas pada lempeng ini akan berkurang. Hal ini terjadi karena tulang belakang kita mengalami kekurangan zat pelumas antar sendi ataupun pengapuran sendi-sendi di antara tulang belakang. Maka tak heran, jika lansia tidak mampu bergerak bebas sebagaimana orang muda dalam melakukan aktivitasnya.

Lantas bagaimana tinggi badan bisa berbeda?

Mengenai perbedaan tinggi badan pada siang dan malam hari, hal ini sebenarnya disebabkan adanya perbedaan ukuran lempeng antar tulang belakang pada dua waktu tersebut. Pada malam hari, lempeng penyambung antar tulang belakang tersebut mengalami penyusutan, ia akan sedikit menyusut karena adanya tekanan yang dihasilkan oleh berat badan. Selain itu penyusutan pun disebabkan adanya gravitasi dan aktivitas fisik selama hari itu.

Penyusutan akan lebih terlihat pada orang yang mengalami berat badan berlebih ataupun orang-orang yang aktivitas fisiknya tergolong berat. Hal ini terjadi karena berat badan dan aktifitas berat tersebut akan membuat beban pada tulang belakang menjadi lebih besar, hingga akhirnya menyebabkan lempeng antar tulang akan terlihat lebih menyusut.

Pun juga pada malam hari, tepatnya pada saat kita tidur, lempeng antar tulang belakang akan mengalami relaksasi kembali, karena tubuh saat itu tidak melakukan aktivitas apa pun. Tak hanya itu, posisi berbaring saat tidur sebenarnya akan menghilangkan tekanan pada lempeng tersebut karena adanya pengaruh berat badan dan gravitasi. Dan darisanalah kita akan mengetahui bahwa tinggi badan pada pagi hari akan lebih tinggi dari malam hari.

Umumnya tinggi badan pada pagi akan lebih tinggi satu sentimeter dibandingkan pada malam hari. Maka dari itu jika kita ingin mengukur tinggi badan, ada baiknya kita lakukan pada pagi setelah bangun tidur. Karena pada saat itu kita belum banyak beraktfitas fisik, sehingga hasil pengukuran tinggi badan pun akan lebih akurat. [De/Red]

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
powerman