Adakah Pilihan Lain Selain dari Halalkan atau Tinggalkan?

Adakah Pilihan Lain Selain dari Halalkan atau Tinggalkan?

Zeal
15 Sep 2017
Dibaca : 8484x

Halalkan atau tinggalkan merupakan dua buah pilihan yang harus Anda pilih ketika dihadapkan pada perasaan yang mendalam pada lawan jenis. Mengapa demikian? Karena jika tidak memilih salahsatu diantara keduanya, dapat dipastikan Anda akan terlibat pada sebuah kondisi yang diinginkan oleh kebanyakan orang. Apakah itu? Suatu kondisi dimana yang jika mata memandang, maka pandangannya adalah zina, jika telinga mendengar maka pendengarannya adalah zina, jika mulutnya berbicara maka pembicaraannya adalah zina, jika tangan memegang atau memaksa maka pegangan atau paksaannya adalah zina, jika kaki melangkah maka langkahnya zina, dan jika hati berharap maka harapannya adalah zina. Kondisi tersebut dekat pada suatu hal dimana pada masa kini telah menjadi pemandangan yang lumrah dan kita telah terbiasa melihatnya.

Untuk Anda yang mulai merasakan bunga-bunga bertebaran dalam jiwa, dan angan-angan kian panjang tentang dia, pilihannya tiada lain selain halalkan atau tinggalkan. Jika Anda resah pada pilihan pertama yakni halalkan dengan berbagai macam alasan misalkan belum sukseslah, belum punya rumahlah, belum punya cukup uanglah, bahkan beralasan belum punya calon, eh kalo itu bukan alasan ya tapi kenyataan pahit yang harus ditelan dan tidak dapat memilih pilihan pertama ini. Hehehe oke jika berat dengan pilihan pertama ini, namun gejolak dalam dada masih tak kunjung padam juga, mari lihat pilihan kedua yakni tinggalkan! Wah? Tinggalkan? Serius? Aku harus ninggalin dia yang berwajah tampan dan berkalung sorban itu? perasaan pernah denger yang berkalung sorban? Ah abaikan.

Kayanya gak mungkin banget deh aku ninggalin dia, hampa terasa hidup ini jika tanpa dia. Ah, pokoknya berbagai macam alasan pun timbul lagi dalam benak Anda. Terus apa solusinya? Adakah pilihan lain selain dari halalkan atau tinggalkan?

Tenang. Keep Slowdown. Ternyata masih ada pilihan lain bagi Anda yang sedang kebingungan mencari jalan pulang. Eh. Pilihan terakhirnya adalah.... ingat ya pilihan terakhirnya adalah mencintainya dalam diam. Tetot, Maksudnya mencintai dalam diam itu gimana? Apakah harus diam-diam aku merhatiin gerak-geriknya, diam-diam aku ngasih sesuatu padanya, diam-diam aku chatan sama dia, akhirnya diam-diam aku jadian deh.

Wah gawat bukan diam seperti itu ya. Tapiiii mencintai dalam diam di kesunyian malam dan berdo’a pada-Nya memohon dipertemukan di pelaminan. Rebes. Eh beres deh. Seperti dalam sebuah keterangan dikatakan bahwa “Barang siapa yang jatuh cinta, lalu tetap menjaga kesucian dirinnya, menyembunyikan rasa cintanya dan bersabar hingga mati maka dia mati syahid.” So tunggu apa lagi? Bagi kalian yang masih kebingungan or masih menjalin ikatan yang tak pasti bersegeralah ambil keputusan, supaya terjauhkan dari godaan setan.

Sepucuk puisi spesial untuk Anda yang sedang akan mengambil keputusan:

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sapardi Djoko Damono

(1989)

Nisa Annisa

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Kamu Suka Raisa atau Isyana?
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2020 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2020 GueBanget.com
All rights reserved