Tutup Iklan
ObatKolesterol
Hati-hati lho..Begadang bisa beresiko kematian

Hati-hati lho..Begadang bisa beresiko kematian

Rakhmat RM
27 Okt 2017
Dibaca : 1196x

Guebanget.com-          Tahu tidak guys, bahwa tidur merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia bahkan lebih penting dari makan loh. Para ahli mengatakan bahwa manusia tanpa makan sama sekali dapat bertahan hidup sekitar 40 hari, sedangkan manusia tanpa tidur hanya mampu bertahan hidup selama 11 hari.

Buat kalian yang sering tidur malam waduh harus berhati-hati loh karena akan berdampak negatif, pasalnya manusia tuh membutuhkan tidur yang ideal dengan kata lain membutuhkan waktu untuk tidur yang cukup.

Pada masa Neonatus usia 0 bulan – 1 bulan dibutuhkan waktu tidur 14 – 18 jam perhari.
Pada masa Bayi usia 1 bulan – 18 bulan dibutuhkan waktu tidur 12 – 14 jam perhari.
Pada masa Anak usia 18 bulan – 3 tahun dibutuhkan waktu tidur 11 – 12 jam perhari.
Pada masa Pra-sekolah usia 3 tahun – 6 tahun dibutuhkan waktu tidur 11 jam perhari.
Pada masa Sekolah usia 6 tahun – 12 tahun dibutuhkan waktu tidur 10 jam perhari.
Pada masa Remaja usia 12 tahun – 18 tahun dibutuhkan waktu tidur 8,5 jam perhari.
Pada masa Dewasa usia 18 tahun – 40 tahun dibutuhkan waktu tidur 7 jam perhari.
Pada masa Paruh baya usia 40 tahun – 60 tahun dibutuhkan waktu tidur 7 jam perhari.
Pada masa Dewasa Tua usia 60 tahun ke atas dibutuhkan waktu tidur 6 jam perhari.

Dampak negatif dari tidur larut malam antara lain :

Konsentrasi Berkurang

Siklus tidur dapat menguatkan memori dalam pikiran yang membantu seseorang dalam berkonsentrasi. Sehingga mereka yang sering tidur larut malam akan terganggu konsentrasinya, penalarannya, kewaspadaannya, juga kemampuannya dalam memecahkan masalah.

Meningkatkan Resiko Kematian

Dampak dari kurang tidur yang paling menakutkan adalah meningkatnya risiko kematian. Menurut peneliti Inggris, Whitehall, mereka yang tidur kurang dari 5 –  7 jam sehari, akan mengalami risiko kematian yang meningkat akibat berbagai faktor, dan mengalami risiko kematian dua kali lebih besar akibat penyakit kardiovaskuler.

Menjadi Pelupa

Sebuah study yang dilakukan di Perancis dan Amerika menemukan bahwa “sharp wave ripples” atau peristiwa otak bertanggung jawab dalam menguatkan memori otak, dan mentransfer data yang ada dari hipokampus menuju ke neokorteks yang ada di otak, dimana semua kenangan jangka panjang tersimpan. Sharp wave ripples tersebut pada umumnya terjadi disaat tidur. Itu sebabnya, mereka yang seringkali tidur larut malam pada masa tertentu akan menjadi pelupa.

Berdampak Pada Kesehatan

Karena tidur berperan dalam melancarkan peredaran darah, memperbaiki sel-sel tubuh, serta membantu produksi enzim dan hormon, maka mereka yang kurang tidur dengan sendirinya akan berisiko terserang gangguan kesehatan. Bahkan, jika kurang tidur tersebut terjadi terus menerus dan berada pada tahap kronis, maka gangguan kesehatan yang akan muncul juga sangat serius, seperti:

- tekanan darah tinggi,
- penyakit jantung,
- stroke,
- diabetes, dan sebagainya.

Berpengaruh Pada Kesehatan Kulit

Tidak hanya mata yang cekung, mereka yang kurang tidur juga akan terlihat pucat, dengan kulit yang kusam, disertai garis-garis halus pada kulit wajah. Hal ini disebabkan karena pada saat kurang tidur, tubuh akan lebih banyak melepaskan hormon kortisol atau hormon stress. Padahal hormon kortisol dalam jumlah yang berlebihan dapat memecahkan kolagen kulit, sementara fungsi dari kolagen itu sendiri untuk menjaga kehalusan kulit dan untuk membuat kulit tetap elastis.

Tips agar kalian tidak tidur larut malam yaitu jangan terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkafein, Sering-sering berolahraga, jangan makan terlalu larut, dan konsumsi makanan yang berserat pada sore hari.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
powerman