Ketahui Dengan Hipersomnia, Simak Gejalanya Di Sini

Ketahui Dengan Hipersomnia, Simak Gejalanya Di Sini

Admin
17 Agu 2021
Dibaca : 140x

Sudah pernah mendengar istilah hipersomnia? Hipersomnia yaitu gangguan sulit tidur dan hal ini pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari juga berdampak buruk terhadap kesehatan. Penderita hipersomnia akan merasa lelah, stres serta mengantuk yang berlebihan. Hipersomnia adalah kondisi di mana seseorang merasa ingin tidur sepanjang hari. Terdapat dua kategori hipersomnia yaitu primer dan sekunder. Pada golongan primer penerita akan susah untuk mengontrol  tidur maupun bangun karena ada masalah di otak. Sedangkan pada sekunder menyebabkan kurangnya tidur. Dan ini mungkin akibat fungsi tiroid yang rendah atau cedera otak traumatis dan obatan-obatan tertentu yang memicu hipersomnia pada individu.

Beberapa tanda dari hipersomnia di antaranya adalah :

  • Merasa lelah terus

Gejala dari hipersomnia mengakibatkan rasa lelah yang terus menerus. hal tersbeut dapat membuat kekurangan energi dan merasa ingin tidur sepanjang hari. Hipersomnia juga akan terjadi bila sesorang kekurangan sinar matahari. Menghirup udara segar merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan energi.

  • Mudah tersinggung

Pada saat penderita hipersomnia bangun dari tidurnya maka mereka akan merasakan perasaan yang tidak enak serta cenderung merasa kesal sepanjang hari. Dengan melakukan rutinitas tidur dapat meminimalkan gejala hipersomnia. Buatlah buku harian dan tetapkan apa yang boleh dilakukan sebelum tidur.

  • Hilang nafsu makan

Hipersomnia biasanya memicu hilangnya nafsu makan dan para ahli mengatakan bila penderita hipersomnia harus memiliki pola makan yang seimbang. Selain itu penderita hipersomnia disarankan untuk mengurangi alkohol dan tidak mengkonsumsi sembarang obat.

  • Merasa cemas

Pada sebagian orang akan merasa cemas ketika kekurangan tidur. Para ahli saraf pun mengatakan bila kurang tidur dapat memperkuat tingkat kecemasan antisipatif. Dan bila hal tersbeut terjadi, amigdala otak serta kortek insular akan hidup di mana bagian otak terhubung dengan emosional. Hasilnya adalah pola meniru aktivitas otak yang juga terlihat pada orang yang menderita gangguan kecemasan.

  • Kesulitan mengingat

Apabila kualitas tidur buruk dapat memicu otak kehilangan memori secara signifikan dan bahkan memperburuk kondisi otak. Kurang tidur akan menstimulasi bagian otak secara berlebihan yang biasanya disebut plastisitas saraf otak. 

Untuk mengobati hipersomnia tergantung pada kondisi penderitanya. Biasanya dokter akan memberikan resep obat stumulan yang dapat membatu merasa lebih terjaga. Selain itu mengubah gaya hidup merupakan bagian penting, termasuk pada rutinitas tidur yang konsisten. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2021 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2021 GueBanget.com
All rights reserved