Tutup Iklan
SabunPemutih
Sibuknya Anak Zaman Sekarang

Sibuknya Anak Zaman Sekarang

Dika Mustika
22 Apr 2018
Dibaca : 348x

Beberapa waktu lalu aku menghadiri sebuah seminar, seminar mengenai perkembangan anak. Nah, di salah satu sesinya ada semacam sharing antar peserta terkait tentang perkembangan anak. Dari sesi sharing tersebut ada hal yang menarik perhatianku. Kebanyakan dari peserta seminar tersebut, mengeluhkan bahwa anak-anak sekarang itu sangat sibuk! Selain sibuk karena aktifitas di sekolahnya, mereka juga sangat sibuk dengan telepon selulernya! Entah untuk apa pun itu peruntukkannya. Baik untuk koordinasi terkait urusan sekolah (tugas, PR, kepanitiaan event) atau memang untuk kebutuhan hiburan (main games, media sosial, mencari referensi untuk mengerjakan tugas). Dalam sharing itu juga, mereka mengeluhkan dengan sibuknya anak-anak sekarang, makin sedikit juga waktu anak-anak berkumpul dengan keluarga. Kalau pun anak-anak berkumpul dengan keluarga, itu adalah saat mereka sudah kelelahan dengan aktifitasnya. Jadilah anak berkumpul dengan keluarga, namun dengan kualitas yang ‘seadanya’.

 

Kalau kita ingat zaman dahulu ketika tahun 90-an deh, rasanya anak (baca: kita) tidak sesibuk anak sekarang deh. Bukan berarti kita tidak punya kesibukan bukan? Lantas apa penyebab bedanya anak zaman sekarang dengan zaman dahulu? Nah, sekarang sangatlah terasa dampak dari yang namanya globalisasi. Ketika dunia seakan tanpa batas, semakin tidak ada batasan jarak, juga semakin mudahnya  lintas informasi. Hal ini jugalah yang membuat semakin tingginya ekspektasi performa. Jangan salah, ini bukan hanya terjadi di dunia pekerjaan lho. Ini juga terjadi di dunia anak sekolah. Nah dengan adanya peningkatan ekspektasi ini lah, entah disadari atau tidak terjadilah peningkatan cara kerja juga. Peningkatan cara kerja inilah yang salah satu dampaknya adalah membuat anak-anak sekarang sibuk! Tapi, kita juga harus menyadari bahwa kesibukan ini berpengaruh pada berkurangnya waktu anak berkumpul dengan keluarga. Dengan berkurangnya waktu berkumpul bersama keluarga ini, berkurang juga kualitas hubungan antara anggota keluarga (baca: hubungan anak dengan orangtua, hubungan adik dengan kakak, juga berbagai hubungan anggota keluarga lainnya). Lantas, apa pengaruhnya jika hubungan antar anggota keluarga kurang? Ini lah akan dari berbagai masalah keluarga kekinian. Ketika anak tidak lagi menurut pada orang tuanya. Ketika anak lebih hanyut dalam pergaulan bersama dengan teman-temannya. Inilah yang harus diwaspadai.

 

Bagaimana menyiasatinya? Jangan hilangkan waktu berkumpul dengan keluarga. Buatlah kesepakatan misalnya di jam 6-8 malam, semua anggota keluarga lepas dari telepon seluler.  Lakukan kegiatan bersama, misal dengan makan malam semua anggota keluarga selalu makan atau bisa juga dengan menonton televisi bersama. Bisa juga dengan hanya mengobrol bareng lho.  

 

Sibuk boleh, tapi ingat jangan lupakan waktu berkumpul dengan keluarga ya!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview