Tutup Iklan
glowhite
Ternyata Al Quran Bukan Hanya Obat Hati Lho!

Ternyata Al Quran Bukan Hanya Obat Hati Lho!

Dika Mustika
21 Maret 2018
Dibaca : 268x

Di satu waktu, aku mendengarkan kajian. Kajian tersebut membuatku berpikir. Betapa Allah memang memperlihatkan berbagai peristiwa dan menunjukkan kekuasaanNya. Tentunya membuat kita hambanya berpikir. Berpikir mengenai makna hidup, berpikir mengenai logika dan keyakinan. Dalam hidup, manusia memang dirancang untuk tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendirian. Mengapa? Tentunya agar ia menemukan penguasanya, menemukan makna Allah dalam hidupnya.

 

Dalam kajian tersebut seorang ustad menceritakan kisah mengenai seorang yang divonis penyakit berat, namun keajaiban terjadi. Dikisahkan ada seorang yang divonis dokter menderita kanker otak. Dia divonis hanya memiiki waktu hidup beberapa waktu lagi. Dia memang tidak punya motivasi hidup lagi, namun dia kemudian memikirkan hidup yang selanjutnya. Dia ingin memiliki teman di alam kuburnya. Ia pun kemudian bertekad ingin menghafalkan Al Quran. Dalam sakitnya ia pun memulai hafalan dari juz pertama. Namun, entah mengapa ketika mulai menghafal, ia sangat mudah mengantuk, padahal baru beberapa ayat saja. Namun, ia tidak menyerah, ia berpikir mungkin ini karena penyakitnya. Ketika mengantuk, ia pun berwudhu dan salat 2 rakaat. Ia lanjutkan tekadnya untuk mengahafalkan Al Quran. Hari terus berlalu, setiap ia menghafalkan, ia merasa mengantuk. Tak terasa, hafalannya sudah sampai ke pertengahan Al Quran, hingga juz 15! Namun, seakan kantuk ini datang dan datang lagi tak henti. Ia berpikir, apakah Allah tidak mengizinkan ia menghafalkan hingga 30 juz? Mengapa di pertengahan hafalannya ini rasa kantuknya datang dan datang lagi. Namun, ia kuat pada niatnya. Ia terus berusaha melanjutkan hafalannya. Tak terasa hingga akhirnya ia sudah ada di akhir Al Quran, ia sudah sampai di juz 30! Namun sama seperti sebelumnya, kantuk ini datang dan datang lagi. Akhirnya, waktu pemeriksaannya ke dokter pun tiba. Ia sungguh heran, ternyata hasil pemeriksaan dokter menyebutkan bahwa sel kankernya hilang sama sekali! Ia dinyatakan sembuh sepenuhnya.  

 

Jika kita maknai kisah tersebut, mungkin ini seakan di luar logika. Ketika penyakit mematikan menyerang seseorang, namun bisa sembuh karena Al Quran. Alquran adalah salah satu obat, bukan hanya obat hati. Obat ketika kita merasa sedih, merasa ada masalah, atau merasa ujian datang terus menerus. Ternyata, Al Quran diturunkan pada kita sebagai obat fisik. Obat ketika kita menderita sakit pada raga kita.

Sebagaimana yang disebutkan dalam Q.S. Al Isra ayat 82:

“Dan Kami turunkan dari al Quran suatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” 

 

Nah, kisah tersebut membuatku berpikir akan luarbiasanya kehadiran Al Quran pada kita. Al Quran adalah penawar jiwa dan raga kita. Ia ada untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang kita hadapi dalam hidup ini. Ia juga menjadi penuntun kita dalam menjalani kehidupan ini. Al Quran bagaikan manual guide kita menuju hidup bahagia kini juga nanti.  

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
glowhite