Menjadi "Kupu-Kupu" Berfaedah di Lingkungan Kampus

Menjadi "Kupu-Kupu" Berfaedah di Lingkungan Kampus

Zeal
10 Feb 2018
Dibaca : 606x

Teruntuk mahasiswa baru, hiruk pikuk dengan kampus sebagai rumah dan ajang melejitkan prestasi adalah suatu hal yang di damba. Betapa tidak, menjadi pribadi yang dewasa, memakai jas almamater dan bertransisi dari siswa menjadi Mahasiswa. Ini buka perkara mudah bicara soal mahasiswa, yang akan dihadapkan pada segelintir hal baru.

Ormawa, kependekan dari Organisasi Mahasiswa merupkan wadah bagi para mahasiswa yang ingin melejitkan prestasi bahkan menemukan jati diri. Banyak UKM dengan berbagai bidangnya menyediakan kebutuhan bagi para mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakatnya, dari mulai seni, keagamaan, ilmiah, jurnalistik, olahraga dan lain sebagainya. Mengapa ormawa sangat penting? Yah karena kuliah bukan hanya sekedar belajar dalam atap perkuliahan namun ada fokus lain yang mampu mengasah skill kita. Kuliah bukan hanya belajar dan bertatap muka dengan dosen, namun lebih dari itu, kita harus mampu meamanage diri, orang lain serta hiruk pikuk organisasi. Di kalangan organisatoris , masuk ormawa adalah suatu keharusan karena didalamnya kita akan belajar bagimana belajar berorganisasi dalam atmosfer kampus. Menjadi panitia penyelenggara, aktivis dakwah, seniman, relasi antar organisasi, dan lain sebagainya, yang kesemua itu ada pada organisasi. Ini lah golongan yang kita sebut dengan nama kerennya yaitu, kura-kura. Kuliah Rapat - Kuliah Rapat adalah kaum mahasiswa yang aktif dalam kampus dengan segelintir organisasi yang di ikuti. Untuk mahsiswa baru, recomnded setidaknya satu organisasi harus diikuti sebagai bekal pengalaman di masyarakat kelak.

Lalu bagaimana dengan kupu-kupu ? kuliah pulang-kuliah pulang. Well, bagi mahsiswa yang terlanjur menjadi kupu-kupu itu adalah suatu pilihan yang dapat di ubah. Stop memandang sebelah mata mahsiswa kupu—kupu!, dan mahasiswa kupu-kupu sendiri harus memiliki alternatif lain, hinga produktif. Bagi mahasiswa kupu kupu yang tidak aktif dalam organisasi kampus, ada beberapa alternatif yang mesti di coba :

Privat

Mencari pekerjaan sampingan sebagai guru privat/les dilemabaga atau secara personal. Yang tentunya ini akan mengisi waktu luang anda

Pesantren

Pesantren adalah alternativ terbaik, karena separuh waktu selain dikampus akan dihabiskan dipondok dengan rutinitasnya yang khas, oleh karenanya waktu akan lebih berfaedah

Kursus Menjahit/Merajut

Bagi mahasiswi yang visioner, selain belajar dikampus juga mengikuti kursus menjahit. Tentunya akan sangat bermanfaat kelas setelah lulus kuliah, sehingga menjadi poruktif

Aktif dalam komunitas

Apabila mahsiswa kurang aktif dikampus, maka jangan down! Masih banyak komunitas diluar kampus yang dapat mewadahi sklill mu, seperti bergabung dengan komunitas literasi, sosial, kesehatan ataupun pergerakan.

Bisnis

Bagi mahasiswa berjiwa wirausaha, bisnis adalah hal yang menjanjikan, selain prudutif juga dapat mengasah kecakapan dan benefit materiil

Ajang Lomba

Bagi mahasiswa penyuka literasi, ada banyak konten menarik di internet yang menyediakan lomba kepenulisan secara online. Ini adalah cara mengisi waktu luang dan produktif

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Terpopuler
Polling
Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-20124
Foto Selebriti
#Tagar
Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2019 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2019 GueBanget.com
All rights reserved