Tutup Iklan
ObatDiabetes
Larangan Dosa Pacaran Sebelum Pernikahan Menurut Islam

Larangan Dosa Pacaran Sebelum Pernikahan Menurut Islam

Rakhmat RM
10 Feb 2018
Dibaca : 582x

Guebanget.com - Telah banyak studi yang menyebutkan gagalnya pernikahan yang didahului dengan pacaran Telah banyak studi yang menyebutkan gagalnya pernikahan yang didahului dengan pacaran antara lelaki dan wanita, dan banyak juga pernikahan yang sukses walaupun tidak didahului dengan hubungan terlarang tersebut, yang oleh kebanyakan manusia dikatakan sebagai “pernikahan taqlid / pernikahan buta”.

Ismail Abdul Bari terhadap 1500 keluarga didapatkan bahwa lebih dari 75 % pernikahan yang didahului pacaran justru berakhir dengan perceraian jika dibandingkan dengan pernikahan yang tidak didahului dengan pacaran yang tidak lebih dari 5 % kasus perceraian. (sumber: Buku Pernikahan Bahagia oleh Muhammad Al-Asad)

Kita sudah sudah tahu dosanya, tapi kita harus paham, mengapa bisa orang berpacaran sebelum menikah. Pelajari sebabnya agar jangan terjerumus didalamnya:

1. Perasaan simpati

Perasaan simpati yang membuat seseorang buta dalam melihat dan menghadapi kekurangan / aib pasangannya. Terkadang hal tersebut ada di dalam diri kedua-duanya atau salah satunya yang tidak sesuai dengan pasangannya. Namun aib tersebut baru nampak dan terlihat sesudah pernikahan.

2. Dua orang yang dimabuk cinta

Dua orang yang dimabuk cinta ini mengira bahwa hidup ini dipenuhi dengan cinta dan tidak ada yang lain. Tidak ada yang mereka bicarakan kecuali cinta.

Namun perkiraan seperti ini akan hilang ketika dia telah menikah, yaitu ketika ia menemui berbagai tanggung jawab dan kesulitan hidup.

3. Membiasakan berdiskusi

Orang yang dimabuk cinta ini tidak membiasakan untuk berdialog dan berdiskusi, tapi mereka banyak santai dan menikmati pacaran untuk mencari kerelaan pasangannya.

Padahal jika sudah menikah tidak akan seperti itu. Banyak yang bermasalah dalam proses dialognya karena tiap pasangan telah terbiasa dengan keadaan pasangannya ketika sebelum menikah tanpa adanya dialog.

4. Bukan gambaran aslinya

Yang nampak pada orang yang sedang pacaran adalah bukan gambaran aslinya. Kelembutan dan kebaikan yang ditunjukkan seseorang adalah untuk mencari kerelaan pasangannya.

Ini adalah gambaran yang ditunjukkan oleh orang yang sedang berpacaran pada masa tertentu yang biasanya disebut dengan “kecintaan”.

Hal ini tidak akan berlanjut selama hidupnya, kelak akan nampak gambaran atau sifat yang asli setelah pernikahan, sehingga akan muncul pula banyak permasalahan.

5. Tidak sesuai kenyataan

Masa percintaan banyak dipenuhi mimi-mimpi dan angan-angan yang tidak sesuai dengan kenyataan ketika menikah. Orang yang bercinta berjanji kepada pasangannya yang wanita untuk memberikan air susu.

Inilah sebab-sebab yang terperinci dan jelas, yang didukung oleh realitas yang ada. Namun kita tidak boleh meremehkan sebab utama dari pernikahan yang gagal tersebut, yaitu pernikahan yang dibangun atas dasar maksiat dan dosa kepada Allah Ta’ala. Maka Islam tidak akan membenarkan hubungan yang mengandung dosa tersebut walaupun dengan tujuan akhir pernikahan, sehingga akibat yang diterima pun berupa kesusahan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berita Netizen Terupdate
Copyright © 2018 GueBanget.com - All rights reserved
Copyright © 2018 GueBanget.com
All rights reserved
Tutup Iklan
JasaReview